George Sr. kembali ke “Georgie & Mandy” dan pengaruhnya masih terasa!
Ketika bicara soal George Sr. di “Young Sheldon”, banyak penggemar yang masih teringat dengan episode saat ia mengajak Missy kencan ayah-anak di Red Lobster. Bagi banyak fans, momen ini jadi favorit. Lance Barber, yang memerankan George, mengungkapkan bahwa perhatian penggemar saat ini masih terpusat pada episode tersebut. Dia kembali menonton dan paham kenapa episode itu begitu berkesan. “Orang-orang berkata itu adalah salah satu episode favorit mereka, dan saya tidak terkejut,” ujarnya dengan senyum.
Tentu, kematian George Sr. di “Young Sheldon” juga mengubah cara pandang penggemar terhadap karakter ini dibanding versi dari “The Big Bang Theory”. Namun, reaksi emosional dari penggemar setelah kematiannya cukup mengejutkan. Banyak yang mendekatinya untuk berbagi pengalaman pribadi terkait kehilangan orang tua, terutama sosok ayah. “Itu sangat menyentuh dan membuat saya merasa bahwa karakter ini benar-benar memiliki dampak,” kata Barber.
Bagi Lance, kembali ke “Georgie & Mandy” juga memberikan kesempatan untuk menjelajahi lebih dalam efek yang ditinggalkan George pada Georgie. Meski tampil dalam mimpi Georgie, keberadaannya memberikan makna mendalam tentang ikatan mereka. “Tentu saja dia akan bermimpi tentang ayahnya. Mimpi adalah tempat di mana segala sesuatu bisa terjadi,” jelasnya.
Menariknya, Barber juga mengungkapkan bahwa dia sempat berpakaian seperti kerabat jauh dan hadir di pemakaman George. Selain menjadi referensi menyenangkan bagi penggemar, tindakan tersebut juga dimaksudkan untuk menjaga semangat di lokasi syuting yang terlihat serius selama beberapa hari setelah pemakaman. “Kami ingin menjaga moral tetap tinggi. Ini adalah hari yang berat, dan itu menjadi penanda akhir dari tujuh tahun bersama,” ungkapnya. Keputusan untuk berpakaian seperti itu juga termasuk dalam lelucon internal di antara para pemain.
Barber menjelaskan, para pemain sudah sejak lama tahu bahwa George akan mati berdasarkan alur dari “The Big Bang Theory”. Mereka sering bercanda bahwa jika George meninggal, dia mungkin akan kembali sebagai saudara kembarnya. “Kami memiliki lelucon tentang Jethro dari ‘The Beverly Hillbillies’ yang juga muncul dalam drag,” tambahnya. Saat itu, salah satu produser berkata, “Jika kita mau melakukannya, hari ini adalah hari yang tepat,” dan Barber setuju bahwa langkah ini dapat meningkatkan suasana hati semua orang di set.
Proses persiapan pun dilakukan dengan cepat. Tim kostum dan riasan mencari pakaian dan wig yang cocok untuk Barber. Dia pun hadir di pemakaman George dengan penampilan yang mencolok, sekaligus membawa senyuman di wajah para pemain lainnya.
Inilah momen berharga yang tidak hanya memberikan penutup untuk karakter tapi juga memperkuat rasa kebersamaan di antara para pemain. Dengan semua pengalaman emosional ini, “Young Sheldon” terus hidup dan memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penggemar yang sudah terikat dengan cerita dan karakternya.


