Seorang pria ditangkap setelah terjadi penembakan di dekat rumah Chris Brown di Los Angeles. Pada hari Jumat (1 Mei), polisi menangkap seorang pria yang diduga menembakkan senjata jenis CO2 ke kendaraan seorang wanita di jalanan di luar rumah bintang R&B tersebut yang terletak di kawasan San Fernando Valley, Tarzana, menurut laporan TMZ.
Petugas dari Departemen Kepolisian Los Angeles dilaporkan merespons sekitar pukul 4 sore setelah menerima laporan dari seorang wanita yang mencurigai adanya penembakan. Wanita itu menjelaskan bahwa pelaku adalah seorang pria kulit hitam berusia sekitar tiga puluhan yang diduga menembak mobilnya.
Saat petugas tiba, mereka mewawancarai kedua pihak. Pelaku pria mengklaim bahwa wanita itu menolak untuk meninggalkan daerah tersebut, yang memicu argumen di antara mereka. Dia juga menyebutkan bahwa situasi semakin memanas setelah wanita tersebut menginjak kakinya saat berkendara, yang membuatnya merasa terpaksa untuk menembak ke arah mobilnya, seperti yang dilaporkan TMZ.
Tidak ada laporan mengenai cedera, dan wanita tersebut tidak dilarikan ke rumah sakit.
Pelaku, yang diidentifikasi bernama Markeith Cungious (35 tahun), ditangkap di lokasi kejadian. Dia didakwa dengan tuduhan menggunakan senjata dan kepemilikan senjata dalam kaitannya dengan kasus penyerangan menggunakan senjata mematikan.
Pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa senjata yang digunakan bukanlah senjata api tradisional. Penyelidikan masih berlangsung.
Hingga saat ini belum jelas apakah Chris Brown berada di rumah saat insiden itu terjadi atau apakah dia memiliki keterkaitan dengan individu-individu yang terlibat. Media seperti Billboard telah menghubungi perwakilan penyanyi tersebut untuk memberikan komentarnya.
Sementara itu, Chris Brown sedang mempersiapkan album barunya yang berjudul Brown, yang dijadwalkan rilis pada 8 Mei. Selain itu, dia juga bersiap untuk tur stadion bersama Usher yang akan dimulai pada 26 Juni di Empower Field at Mile High, Denver.


