Belakangan ini, Dishonored kembali menjadi perbincangan hangat setelah sebuah postingan di X yang cukup sederhana tapi bikin heboh. Game ini memang salah satu judul stealth-action terbaik yang ada. Dikembangkan oleh Arkane, Dishonored terkenal dengan desain level yang terbuka, memungkinkan pemain untuk menyelesaikan misinya dengan cara yang kreatif, baik memanfaatkan kemampuan karakter atau lingkungan sekitar. Setting dunia steampunk yang unik dan kisah yang mendalam, disertai dengan wabah tikus yang mengganggu, membuatnya benar-benar terasa berbeda. Baik fans maupun kritikus ngasih pujian, sampai IGN memberikan skor 9.2 di tahun 2012, dan game ini juga mengantongi banyak penghargaan serta penjualan yang cukup baik.
Sequel-nya, Dishonored 2, rilis pada tahun 2016 dan juga mendapat sambutan positif dari kritikus. Sayangnya, penjualannya tidak sebagus yang diharapkan. Dishonored 2 dianggap mengecewakan dari segi komersial, dan sejak saat itu masa depan franchise ini jadi penuh tanda tanya. Studio Arkane yang berlokasi di Austin bahkan ditutup pada tahun 2024 setelah rilis Redfall yang mengecewakan, tapi Arkane Lyon masih aktif dan sedang mengerjakan Marvel’s Blade.
Meski begitu, masih ada harapan dari para penggemar yang ingin melihat Dishonored bangkit kembali. Sebuah postingan yang memuji game ini menjadi viral, dengan lebih dari 10 juta tampilan dan lebih dari 33 ribu like. Banyak penggemar ikut meramaikan dan berbagi kecintaan mereka pada Dishonored, mendorong orang lain untuk memberi kesempatan pada game ini jika belum pernah mencobanya. Arkane bahkan mengucapkan terima kasih kepada penggagas postingan tersebut karena telah memainkan dan menikmati game ini. Ada yang bilang, diskusi ini mungkin bisa menyelamatkan franchise Dishonored.
Thanks for playing.
— Arkane Studios (@ArkaneStudios) April 28, 2026
Meski itu adalah pandangan yang optimis, rasanya sulit untuk membayangkan scenario itu terwujud. Media sosial sering jadi tempat bergema bagi pendapat-pendapat yang ada, di mana algoritma menampilkan konten sesuai ketertarikan pengguna. Meski tak ada salahnya jika ada orang-orang yang baru mengenal Dishonored lewat diskusi ini, hype yang ada sepertinya belum cukup untuk meningkatkan angka pemain di SteamDB. Dua game Dishonored bahkan hanya memiliki kurang dari 1.000 pemain, dan puncaknya masing-masing hanya sekitar 800 pemain dalam 24 jam terakhir.
Diskusi mengenai Dishonored 3 pun sempat mencuat. Pada tahun 2023, sebuah dokumen bocoran dari Microsoft mengungkap bahwa game ini pernah dalam tahap pengembangan di tahun 2020 dan ditargetkan rilis pada tahun fiskal 2024. Sayangnya, dari sana tidak ada kabar lebih lanjut. Mungkin saja gamenya tertunda, sementara proyek lain yang ada dalam dokumen tersebut sudah dirilis, contohnya Oblivion Remaster, Doom: The Dark Ages (dulu dikenal dengan Doom Year Zero), dan Indiana Jones and the Great Circle. Satu proyek lain yang dicatat dalam dokumen tersebut tapi belum muncul adalah remaster Fallout 3, dan kabar baiknya, proyek itu masih dalam pengembangan. Namun, untuk Dishonored 3, masih menyisakan tanda tanya besar.
Semoga Xbox bisa memberi lampu hijau kepada Arkane untuk melanjutkan lagi proyek Dishonored di masa depan, terutama saat platform tersebut berusaha membangun kembali kepercayaan setelah beberapa tahun terakhir yang penuh lika-liku. Namun, meskipun hal itu terjadi, kemungkinan besar kita tak akan melihat Dishonored 3 sebelum tahun 2030, mengingat Marvel’s Blade sepertinya masih butuh satu atau dua tahun lagi untuk dirilis.


