Dengan ukuran mulai dari sekitar 520 kaki persegi, Standard Aria memiliki desain yang sangat menarik dengan kaca dari lantai ke langit-langit, headboard besar yang empuk, dan nuansa kayu gelap. Teknologi di dalam kamar pun intuitif banget—tablet mengendalikan lampu, tirai, dan layanan kamar, jadi kamu nggak perlu repot-repot mencari saklar. Kamar mandinya dilengkapi dengan wastafel ganda, shower terpisah dengan bangku, dan pencahayaan yang oke.
Beralih ke Sky Suites, ini dia yang bikin pengalamannya semakin special: tata letak satu dan dua kamar tidur mulai dari sekitar 1.050 kaki persegi, ruang tamu terpisah, palet warna yang lebih tenang dengan unsur kayu pirang dan batu, serta kamar mandi yang mengingatkan pada spa dengan bak mandi yang dalam dan perlengkapan berkualitas tinggi. Yang paling mencolok adalah empat Sky Villas berlantai duplex yang terletak di lantai 58 dan 59. Ini adalah tempat pelarian yang bener-bener membuatmu merasa seperti seorang raja—setiap vilanya memiliki ribuan kaki persegi, jendela tinggi, dan cukup ruang serta staf sehingga kamu bisa saja lupa kalau kamu berada di sebuah resort dengan 4.000 kamar.
Buat kamu yang masih ragu tentang Sky Suites, coba aja cek harga di tengah minggu; terkadang perbedaan biaya antara kamar biasa dan suite satu kamar dengan lounge pribadi, transfer bandara, dan akses Sky Pool itu lebih murah daripada upgrade ke tipe kamar yang sama di tempat lain.
Untuk pengalaman makan malam yang seru, ambil slot Gymkhana yang paling awal atau paling akhir, dan atur malammu di sekelilingnya—mulai dengan camilan dan koktail di bar, lalu lanjutkan dengan makan malam panjang yang terdiri dari banyak hidangan. Setelah itu, besok pagi menghabiskan waktu di kolam renang spa yang bisa diakses untuk semua gender di balkon adalah cara terbaik untuk mengatasi rasa berlebihan saat memesan makanan.




