The Last House akan menambah nuansa horor di Netflix.
Netflix, raksasa streaming, sudah dikenal dengan berbagai judul sci-fi yang bikin ternganga, seperti Stranger Things, The Adam Project, What Happened to Monday, dan IO. Dari film blockbuster yang dipenuhi bintang hingga proyek indie yang lebih kecil, Netflix selalu punya banyak pilihan. Kali ini, The Last House hadir dengan bumbu thriller dan horor yang siap membuat penonton deg-degan.
Trailer baru untuk The Last House sudah dirilis, menampilkan Greta Lee (dikenal dari Russian Doll) sebagai Ann dan Wagner Moura, calon peraih Oscar, sebagai Jason. Thriller yang akan datang ini bercerita tentang sebuah keluarga yang tiba-tiba terjebak di rumah mereka, tanpa jalan keluar. Ancaman misterius mengunci mereka, dan mereka harus mencari cara untuk bertahan hidup. Film ini dijadwalkan tayang di Netflix pada 7 Agustus mendatang.
Sutradara Louis Leterrier (yang terkenal lewat Lupin) mengatakan, “Makanan semakin menipis, dan keluarga ini harus saling mengandalkan serta berusaha memahami apa yang terjadi selanjutnya. Apa yang membuat mereka terkurung, dan bagaimana cara mereka bertahan?”
Greta Lee juga berbagi pandangannya tentang proyek ini dalam wawancara dengan Tudum, menyatakan, “Waktu kecil, hal yang paling saya suka nonton dan baca adalah cerita bertahan hidup dengan twist. Jadi saya langsung tertarik dengan cerita ini. Saya cinta pertanyaan yang diangkat film ini tentang dunia kita dan bagaimana kita memilih untuk hidup di dalamnya. Dan saya sangat bersemangat bisa mengeksplorasi pertanyaan ini dengan cara yang baru dan menghibur.”
Anak-anak dalam film ini diperankan oleh Riley Chung dan Noah Alexander Sosnowski, sedangkan Emma Ho dan Gabriel Barbosa mengambil peran sebagai versi dewasa dari Ruth dan Graham seiring berkembangnya cerita. Moura juga menambahkan, “Saya rasa penonton akan bisa mengenali diri mereka dalam film ini. Semua orang pernah jadi orang tua atau anak. Kita punya keluarga dysfunctional atau keluarga bahagia… Ini melampaui budaya. Ini adalah insting hewani yang kita semua punya — untuk melindungi, mencintai, tertawa, dan juga berkonflik.”
Leterrier mengaku terinspirasi oleh salah satu sutradara sci-fi paling ikonik dalam sejarah, Steven Spielberg. Dilaporkan, separuh pertama film ini diambil sepenuhnya dengan format film 35 mm dan memanfaatkan efek praktis. “Saya dibesarkan dengan film-film Spielberg. Film-film Amblin di mana rumah-rumah diambil di lokasi asli. Ada tekstur yang membuatnya terasa sangat dekat. Itu adalah ide yang ingin saya sampaikan,” tambah Leterrier.
Spielberg baru-baru ini merilis sci-fi baru berjudul Disclosure Day, yang merupakan film genre itu pertamanya setelah sepuluh tahun. Dengan sang raja sci-fi kembali hadir di bioskop, The Last House jadi tontonan yang sempurna bagi mereka yang juga terjebak di rumah…
The Last House tayang di Netflix pada 7 Agustus.




