Video game itu punya banyak tema menarik, termasuk profesi, hobi, dan fantasi, tapi salah satu yang masih jarang diangkat adalah memasak. Walaupun ada beberapa judul yang menyoroti kegiatan ini, seringkali memasak hanya jadi elemen tambahan. Ketika developer memutuskan untuk fokus pada memasak, hasilnya seringkali bikin tercengang karena menggabungkan kreativitas, manajemen waktu, strategi, dan kadang-kadang juga narasi dengan cara yang jarang ditemui di genre lainnya. Kini, masa depan terlihat cerah berkat Delicious in Dungeon yang booming di Netflix, dan sepertinya game memasak bakal makin naik daun.
Meskipun ada beberapa judul keren, saat ini game memasak masih cukup jarang, dan genre ini mengalami banyak pasang surut selama bertahun-tahun. Beberapa franchise terkenal pun pernah menghadapi kontroversi, seperti Cooking Mama: Cookstar, yang jadi sorotan karena masalah penerbitan setelah rilis. Tapi meski banyak tantangan, game memasak tetap punya penggemar setia yang menikmati tekanan mengelola dapur, menguasai resep, dan menyajikan makanan. Lima game memasak terbaik ini bikin pengalaman persiapan makanan jadi inti permainan dan wajib dicoba untuk yang suka beraksi di dapur.
5) Cook, Serve, Delicious
Cook, Serve, Delicious dan sekuelnya adalah salah satu seri paling seru di genre ini. Diproduksi oleh Vertigo Gaming, game ini menempatkan pemain sebagai pengelola restoran yang harus menyiapkan makanan lewat serangkaian perintah yang semakin sulit. Alih-alih fokus pada eksplorasi atau cerita, pengalaman ini lebih menekankan pada kecepatan, akurasi, dan multitasking.
Yang bikin Cook, Serve, Delicious sangat menarik adalah variasi hidangan yang ditawarkan. Pemain bisa menyiapkan segala sesuatu mulai dari burger dan pasta hingga hidangan yang lebih rumit yang butuh banyak langkah dan waktu yang tepat. Seiring restoran berkembang, harapan pelanggan semakin tinggi, memaksa pemain untuk seimbang antara efisiensi dan presisi. Satu kesalahan bisa berdampak pada kepuasan pelanggan dan profit restoran.
Game ini punya tempat spesial di hati banyak orang karena berhasil menangkap stres dan kepuasan bekerja di dapur yang sibuk. Momen pertama kali merasakan rush makan siang yang bikin kewalahan, atau saat berhasil menguasai resep sulit yang sudah lama dikuasai, pasti jadi kenangan mengesankan. Sedikit game memasak yang bisa mengandalkan konsentrasi sebanyak ini, dan tantangan itulah yang bikin seri ini tetap punya banyak penggemar.
4) Overcooked 2

Overcooked jadi salah satu game yang bikin genre memasak kembali hidup, dan hampir tidak ada game yang berhasil mengonversi kekacauan dapur jadi hiburan seefektif Overcooked 2. Dikembangkan oleh Ghost Town Games, game ini mengajak pemain untuk memasak di tengah situasi yang semakin absurd. Dapur bisa berpindah, lantai menghilang, bahan makanan digerakkan lewat conveyor belt, dan bencana selalu mengancam jalannya servis.
Di intinya, Overcooked 2 tentang kerja sama. Pemain harus mengkoordinasikan setiap tugas, mulai dari mencincang bahan, memasak makanan, hingga menyajikan piring dan mencuci peralatan. Komunikasi jadi sama pentingnya dengan keterampilan memasak. Kompleksitas yang meningkat dalam game ini menciptakan situasi konyol, di mana permintaan sederhana bisa berujung pada kekacauan total.
Karena fokus kerjasama inilah Overcooked 2 tetap jadi salah satu game memasak multiplayer terhebat. Bermain dengan teman atau keluarga, setiap servis yang berhasil terasa sangat memuaskan. Setiap kegagalan menghasilkan cerita yang bakal dikenang jauh setelah sesi permainan selesai. Aksesibilitas, humor, dan ritme cepat menjadikannya game wajib di sesi co-op di sofa.
3) Plate Up

Plate Up memberi perspektif baru dengan memadukan game memasak dan simulasi manajemen, menjadi kombinasi unik antara operasional restoran dan progresi roguelite. Banyak yang menyebut ini sebagai klon Overcooked, tetapi game ini cukup unik untuk menarik perhatian sendiri. Dalam game ini, pemain mulai dengan restoran kecil dan perlahan mengembangkan usaha sambil mengelola memasak, pelayanan pelanggan, dan sistem otomatisasi tanpa harus melalui berbagai tahap berbasis cerita.
Berbeda dengan banyak game memasak yang hanya fokus pada persiapan makanan, Plate Up menekankan perencanaan jangka panjang. Pemain bisa meredesain tata letak, membeli upgrade peralatan, mengotomatisasi tugas, dan mengembangkan alur kerja yang semakin efisien. Apa yang awalnya restoran sederhana sedikit demi sedikit berubah menjadi mesin rumit yang mampu menyajikan banyak pelanggan dengan input manusia minimal.
Popularitasnya berasal dari kebebasan yang diberikan kepada pemain. Beberapa fokus pada menyempurnakan resep secara manual, sementara yang lain menciptakan dapur otomatis yang rumit. Menyaksikan restoran yang dirancang dengan teliti beroperasi dengan lancar setelah berjam-jam perencanaan sangat memuaskan. Game ini menggabungkan mekanik memasak dengan kedalaman manajemen dengan cara yang jarang sekali dicapai oleh game lain, dan banyak yang menghabiskan waktu berjam-jam dengan teman untuk mendekati dapur sempurna hanya untuk gagal di detik terakhir.
2) Battle Chef Brigade

Battle Chef Brigade beda dari game memasak lainnya berkat premisnya yang unik. Dikembangkan oleh Trinket Studios, game ini menggabungkan aksi bertarung side-scrolling dengan kompetisi memasak berbasis puzzle. Sebelum bisa menyiapkan hidangan, para koki harus menjelajahi lingkungan yang dipenuhi monster dan mengumpulkan bahan makanan langsung dari makhluk yang mereka kalahkan.
Setelah bahan terkumpul, pemain memasuki fase memasak yang dibangun di atas mekanik puzzle. Mencocokkan bahan berwarna memungkinkannya untuk menciptakan hidangan berkualitas tinggi yang memuaskan juri dan memenuhi tujuan. Kombinasi permainan aksi dan kompetisi kuliner menciptakan formula yang benar-benar berbeda dari yang lain di genre ini.
Keunggulan game ini terletak pada kemampuannya yang luar biasa di berbagai bidang secara bersamaan. Gaya seni yang digambar tangan sangat menawan, karakter-karakternya mengesankan, dan gameplay-nya terus berganti antara pertempuran dan memasak. Alih-alih memperlakukan persiapan makanan sebagai permainan mini sederhana, Battle Chef Brigade membangun seluruh dunia fantasi di sekitar keunggulan kuliner, menjadikannya salah satu game memasak paling kreatif yang pernah dirilis.
1) Venba

Tak ada game memasak yang bisa memadukan makanan dan narasi seefektif Venba. Dikembangkan oleh Visai Games, game ini mengikuti kisah sebuah keluarga imigran India yang tinggal di Kanada pada tahun 1980-an. Lewat memasak, pemain merasakan perjuangan, hubungan, dan tradisi budaya keluarga selama beberapa dekade. Pengaruh naratifnya tidak bisa dianggap remeh, dan semua itu berkat memasak.
Memasak berfungsi sebagai mekanik permainan dan alat bercerita. Pemain merekonstruksi resep dari buku masak yang rusak, menyiapkan hidangan tradisional, dan belajar tentang sejarah keluarga dengan setiap hidangan. Setiap resep mengungkap sesuatu yang baru tentang karakter dan keterkaitan mereka dengan warisan mereka. Makanan menjadi bahasa yang mengungkapkan emosi, kenangan, dan identitas antara setiap karakter.
Fokus emosional inilah yang membuat Venba layak menduduki posisi teratas dalam daftar ini. Sementara game lain lebih menekankan tantangan atau manajemen restoran, Venba menunjukkan bagaimana memasak bisa digunakan untuk menyampaikan kisah yang sangat manusiawi, sebuah konsep yang tak jarang terjadi di kehidupan nyata. Ini mengingatkan kita bahwa makanan lebih dari sekadar gizi. Makanan menyimpan sejarah, budaya, dan koneksi antar generasi. Sedikit game yang bisa menangkap ide ini seindah Venba.



