Home Kripto Bhutan Luncurkan Visa Didukung Solana meski permintaan Masih Lemah
Kripto

Bhutan Luncurkan Visa Didukung Solana meski permintaan Masih Lemah

Share
Solana Reli setelah Sell-Off saat Dana Besar Kembali — Mengapa US$120 Penting Berikutnya
Share

Harga Solana kini turun menembus area konsolidasi baru-baru ini, menandakan momentum jangka pendek yang semakin melemah. SOL sempat bergerak ke samping selama beberapa minggu sebelum akhirnya turun lebih dalam.

Penurunan ini mencerminkan minat investor yang menurun. Sentimen hati-hati ini masih bertahan meskipun Solana terus memperluas adopsi blockchain di dunia nyata.

Solana dan Bhutan Perluas Kolaborasi

Bhutan baru saja meluncurkan visa pertama di dunia yang didukung Solana dan memang dirancang khusus untuk digital nomad. Inisiatif ini melanjutkan langkah pemerintah sebelumnya yang meluncurkan token berbasis emas, TER, di blockchain Solana. Perkembangan ini menggambarkan peran Solana yang semakin berkembang dalam infrastruktur digital yang didukung negara.

Adopsi tingkat pemerintah semakin memperkuat kredibilitas Solana sebagai platform blockchain yang bisa diskalakan. tapi, penerapannya saja belum langsung mendorong momentum harga bullish untuk SOL.

Baca juga  Awas Hujan Sangat Lebat Hantam Jakarta, BMKG Beri Peringatan Siaga

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Pemegang Solana Tidak Kekhawatiran

Data on-chain ditampilkan untuk holder SOL masih tetap hati-hati. Data arus bersih profit dan rugi terealisasi menunjukkan para investor masih cenderung menjual rugi. Pola seperti ini mencerminkan kepercayaan diri terhadap rebound jangka pendek semakin menipis. Pelaku pasar cenderung fokus menjaga modal daripada menambah kepemilikan.

Dalam 24 jam terakhir, bersamaan dengan penurunan pasar kripto secara umum, kerugian terealisasi melonjak US$68 juta menjadi US$317 juta. Kerugian terealisasi yang semakin tinggi jadi penanda sentimen bearish yang bertahan. Tekanan jual terus-menerus ini mengurangi kekuatan pemulihan dan menambah risiko penurunan harga Solana dalam jangka pendek .

Baca juga  Jreng, CIA Mulai Atur Pemerintahan Baru Venezuela
Kerugian Terealisasi Solana | Sumber: Glassnode

Sentimen bearish pun merembet ke pasar derivatif. Likuidasi data menunjukkan posisi short kini mendominasi dibandingkan long. Trader menampilkan diri untuk penurunan lebih lanjut. Kemunculan ini menandakan sentimen spekulatif masih melindungi ekosistem tengah bertumbuh.

Peta likuidasi menampilkan ada potensi short terlikuidasi sebesar US$1,15 miliar jika harga SOL naik ke US$89. Sebaliknya, hanya ada likuidasi long US$242 juta yang bisa terjadi jika harga turun ke posisi US$67. Ketimpangan ini menunjukkan tekanan lebih besar ke posisi bearish saat terjadi pemutaran harga secara tajam.

Peta Likuidasi Solana.
Peta Likuidasi Solana | Sumber: Coinglass

Harga SOL Sedang Menghadapi Volatilitas

Harga Solana kini diterbitkan di US$76 pada waktu publikasi. Bollinger Bands mulai menyempit, menandakan potensi menekan volatilitas. Setup seperti ini biasanya jadi sinyal pergerakan harga tajam. Berdasarkan indikator bearish saat ini, risiko penurunan masih cukup tinggi.

Baca juga  Bisakah Pekerja Memiliki AI yang Menggantikan Mereka? Model Aksi Uji Model Kepemilikan Otomasi yang Radikal

Jika SOL kehilangan support di US$73, target penurunan berikutnya ada di kisaran US$64. Penurunan ke zona ini bisa memicu likuidasi posisi long. Tekanan harga yang meningkat bisa membuat volatilitas semakin ekstrem dan memperdalam kerugian jangka pendek bagi para pemegangnya.

Analisis Harga Solana.
Analisis Harga Solana | Sumber: TradingView

Sebaliknya, jika sentimen berubah, pemulihan bisa saja terjadi. Jika bull kembali mengambil alih, harga Solana bisa kembali konsolidasi di antara US$78 sampai US$87. Stabilitas dalam kisaran ini akan memperbaiki struktur harga. Breakout di atas US$89 dapat memicu likuidasi short sebesar US$1,15 miliar yang akan mempercepat reli naik.


Artikel ini adalah RSS dari artikel id.beincrypto.com
Dikurasi oleh Elaina (Adaptive Learning and Intelligent Network Assistant) by Fana⁺

Share