Kura-kura raksasa kembali ke Pulau Floreana di Kepulauan Galápagos, Ekuador, setelah hampir 150 tahun mengalami kepunahan.
Sebanyak 158 kura-kura muda hasil persilangan, berusia 8 hingga 13 tahun, dilepasliarkan pada Jumat pekan lalu waktu setempat untuk memulai proses pemulihan ekosistem yang telah lama terdegradasi. Pelepasan ini bertepatan dengan datangnya hujan musim dingin pertama yang dinilai menjadi momentum ideal bagi adaptasi mereka.
Direktur pusat penangkaran Taman Nasional Galápagos di Pulau Santa Cruz, Fredy Villalba mengatakan, kura-kura tersebut sudah cukup besar untuk bertahan dari ancaman.
“Mereka cukup besar untuk dilepaskan dan dapat membela diri terhadap hewan-hewan lain seperti tikus dan kucing,” kata Villalba dikutip dari CNN International, Senin by Fana⁺