Dalam situasi yang sedang hangat, Song Mino dari grup WINNER kembali menjadi sorotan. Komentar lamanya tentang kesehatan mentalnya muncul kembali di tengah masalah hukum yang sedang dihadapinya.
Baru-baru ini, terungkap bahwa Mino telah melewatkan 102 hari dari wajib militer saat bertugas sebagai pekerja layanan publik, yang bisa berujung pada hukuman penjara hingga tiga tahun. Dia baru saja menjalani sidang pertama di pengadilan, di mana jaksa menuntut hukuman penjara selama 18 bulan.
Jaksa Menuntut Hukuman Penjara Untuk Mino Karena Dengan Sengaja Melewatkan Wajib Militer
Penyakit yang didiagnosis pada Mino juga dibahas dalam persidangan tersebut, membuat pengakuannya tentang kesehatan mentalnya kembali menjadi perhatian publik.
Pada tahun 2022, Mino muncul di acara Oh Eun Young’s Gold Counseling Center, dan mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa dia mengidap gangguan bipolar. Sebelumnya, dia sudah berbagi tentang gangguan panik yang dideritanya, namun dalam penampilannya kali ini, dia menyebutkan bahwa kedua diagnosis tersebut sudah dia dapatkan sejak 2017.
Itu adalah saat saya mulai berkonsultasi dengan dokter. Saya didiagnosis dengan gangguan panik dan bipolar, jadi saya saat ini sedang mendapatkan pengobatan dan perawatan untuk itu. Rasanya sangat sulit. […] Saya sering menangis saat tidak ada yang melihat setelah jeda syuting, lalu kembali untuk syuting. Hidup saya terasa tragis setiap kali kamera berhenti merekam.
— Mino
Gangguan bipolar ditandai oleh perubahan suasana hati yang ekstrem, mulai dari keadaan mania yang enerjik hingga depresi yang dalam, dan efektivitas pengobatan bisa bervariasi, seperti yang diungkapkan Mino dalam pernyataannya.
Tweet penghargaan harian untuk MINO, karena saya merindukannya, dan saya sangat mencintainya. Saya tidak akan pernah bisa melupakan betapa beraninya dia, berbicara terbuka sebagai idola yang aktif dan menjadi teladan bagi kita semua. Dia pantas mendapat yang terbaik, dan saya tidak sabar menunggu kedatangannya kembali. pic.twitter.com/27bqSFCNlx
— Dahlia 🐲 Kepala Sekolah 💎👑 (@isagdragonrider) 15 September 2024
Isu ini memicu perdebatan di dunia maya, dengan banyak individu yang memiliki kondisi serupa mulai berbicara tentang tantangan yang mereka hadapi dan mempertanyakan pertempuran hukum yang dihadapi Mino saat ini.
Orang yang tidak memiliki gangguan bipolar tidak mengerti betapa menyulitkannya hal ini. Saya memiliki tipe 2 dan ada kalanya saya harus tidak masuk kerja. Karena jadwal yang saya miliki, saya bisa mengambil cuti selama seminggu dan menghabiskan seluruh waktu hanya berbaring di tempat tidur https://t.co/Y9VyP3jDI2
— kels (@kyoongxxgrrrl) 21 April 2026
Dia benar-benar berani untuk ini, walaupun dia mengatakan dalam sidang bahwa gangguannya tidak bisa dijadikan alasan untuk tindakannya, itu tetap menjadi penyebab kenapa dia bertindak seperti itu. Saya pikir kalian yang tidak memiliki masalah mental terlalu kejam dan mengkritiknya dengan berlebihan, otak yang bermasalah tidaklah— https://t.co/ExIvmsKeHn
— уuкı SAW 1VERSE 19/4🐝 (@rqtyuki) 21 April 2026
Sebagai seseorang yang memiliki bipolar tipe 2, ada hari-hari di mana semuanya terasa sangat berat. Tahun ini, saya mengambil cuti tahunan hanya untuk tidur dan terkunci di dalam kamar selama berhari-hari, jadi semoga Mino dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya https://t.co/vpcib5R9tz
— Kìm in another dimension🍀😈 (@flowerroad50) 21 April 2026
Seluruh situasi ini menyentuh banyak orang, mengingat isu kesehatan mental masih menjadi topik yang kadang diabaikan. Mino bukan hanya seorang idola, tapi juga suara bagi banyak orang yang berjuang dengan hal yang sama.


