Huawei Siapkan Chip AI Terbaru dengan Lompatan Teknologi yang Menggoda
Pada tanggal 5 Juni, Wakil Presiden Huawei, Chen Lin, memberikan pengumuman menarik di Konferensi Innovators Huawei Cloud INSPIRE 2026. Semua mata tertuju pada chip Ascend 950DT yang bakal hadir di Huawei Cloud akhir tahun ini.
Chip 950DT ini menawarkan peningkatan dalam daya komputasi vektor, bandwidth memori yang lebih lebar, dan dukungan asli untuk format presisi rendah seperti FP8. Menariknya, Chen mengklaim bahwa chip ini lebih mudah diprogram dan lebih cocok untuk pengembangan sistem mengemudi cerdas dibandingkan sebelumnya. Namun, pernyataan Chen berikutnya harus mendapatkan perhatian lebih, terutama bagi kompetitor seperti Nvidia.
Satu Generasi Setiap Tahun, Daya Komputasi Melonjak Dua Kali Lipat
Chen menegaskan, “Chip Ascend berkembang dengan laju satu generasi per tahun dan daya komputasinya akan berganda setiap kali.” Ini adalah komitmen publik yang agresif untuk merubah cara kita mengukur kemajuan chip AI.
Nvidia telah lama menjadi penguasa dalam hal ini, dengan setiap arsitektur baru meninggalkan pesaing di belakang. Namun, ketika Huawei mengunci komitmen untuk lonjakan generasi tahunan — di depan publik — ini menunjukkan mereka tidak bermain sebagai perusahaan yang masih berusaha mengejar ketertinggalan.
Akan tetapi, apakah Huawei bisa mempertahankan ritme ini tanpa alat litografi canggih dari Barat? Ini adalah pertanyaan terbuka yang masih layak untuk dibahas.
Komitmen yang diumumkan ini hanya berarti apa-apa karena ada infrastruktur nyata yang mendukungnya. Huawei Cloud telah menyebar cluster komputasi besar di Gui’an, Wuhu, dan Mongolia Dalam, dengan jaringan global yang mencakup 34 wilayah dan 102 zona ketersediaan.
Lebih dari 100.000 unit komputasi Ascend saat ini mendukung iterasi algoritma terus-menerus untuk pelanggan berbayar melalui Huawei Cloud. Setiap hari, lebih dari dua juta kendaraan cerdas dan 60 juta kendaraan terhubung berjalan stabil di infrastruktur yang sama. Angka-angka ini nyata, bukan sekadar proyeksi dari slide roadmap.
Lebih dari 30 produsen otomotif dan pemasok telah menjalin kemitraan strategis dengan Huawei Cloud untuk pengembangan mengemudi cerdas dan manufaktur cerdas. Basis pelanggan yang terus tumbuh ini menyerap setiap generasi chip baru yang dirilis, memberikan Huawei arena uji yang nyata untuk setiap peluncuran berikutnya.
Peralihan dari Sekadar ‘Bisa Digunakan’ ke ‘Benar-Benar Mudah Digunakan’
Komentar Huawei melangkah lebih jauh dari sekadar spesifikasi hardware dan masuk ke ranah yang lebih sulit untuk dibantah. Chen menekankan bahwa kemampuan rekayasa sistem sama pentingnya dengan daya komputasi untuk membantu produsen mobil meningkatkan efisiensi pelatihan mengemudi cerdas.
Melalui arsitektur Lingqu, Huawei Cloud mencapai interkoneksi berkecepatan tinggi di dalam ‘supernode’, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi pelatihan pada skala besar. Platform AI DataLake mereka mendukung produksi ratusan ribu klip data setiap hari.
Huawei Cloud juga telah bekerja langsung dengan para produsen mengemudi cerdas terkemuka sepanjang siklus iterasi model, dari integrasi daya komputasi hingga adaptasi dan optimisasi algoritma. Tingkat keterlibatan yang sedemikian mendalam ini mengubah posisi Huawei dari sekadar pemasok chip menjadi mitra infrastruktur yang terintegrasi.
Ambisi yang dinyatakan, dalam kata-kata Chen sendiri, adalah bergerak dari chip yang sekadar “bisa digunakan” menjadi solusi penuh yang benar-benar “mudah digunakan.”



