- Oracle mengembangkan AI agent untuk menangani pekerjaan-adm rendah nilai agar manusia lebih fokus pada negosiasi
- AI Agent Studio juga jadi lebih mudah dengan builder agen berbasis bahasa alami tanpa kode
- Harga saham sedikit naik, tapi investor masih khawatir tentang masa depan software tradisional
Oracle sedang berusaha memasukkan lebih banyak AI agent ke dalam software perusahaan. Dengan ini, kerja-kerja administrasi yang dianggap remeh seperti penagihan, pemesanan, dan entri data bisa diserahkan ke komputer. Jadi, manusia bisa lebih fokus pada hal-hal penting seperti negosiasi, strategi, dan pengambilan keputusan risiko.
Pengumuman ini terjadi dalam konteks pembaruan besar terhadap aplikasi cloud Fusion di acara Oracle AI World Tour di London. Ini juga menjawab kekhawatiran yang semakin meningkat tentang peran software tradisional di tempat kerja modern.
Investor sudah mulai khawatir terhadap jenis software yang ada saat ini, dengan saham perusahaan anjlok sekitar 20% sejak awal tahun. Namun, Oracle bertekad untuk melawan arus dengan meluncurkan lebih banyak alat AI.
Oracle menambahkan lebih banyak AI ke dalam software-nya
Oracle telah menambahkan 22 aplikasi Fusion Agentic baru di bidang keuangan, HR, rantai pasok, dan pengalaman pelanggan. Semua ini ditujukan untuk mencapai empat tujuan: mengurangi masalah penggajian, menurunkan biaya pengadaan pemasok, mengurangi biaya akuisisi pelanggan, dan mempercepat proses penagihan.
Aplikasi Fusion Agentic ini bisa dibilang sebagai tim AI yang bisa berpikir, memutuskan, dan bertindak, layaknya tim pekerja manusia. Yang menarik, aplikasi ini dibangun langsung ke dalam sistem transaksi, bukan sekadar tambahan seperti co-pilot.
“Dengan aplikasi Fusion Agentic, kami membawa software perusahaan lebih jauh dari sekadar sistem pasif untuk mencatat data. Kami memberikan aplikasi kepada pelanggan yang bisa berpikir, memutuskan, dan bertindak demi mencapai tujuan bisnis yang ditetapkan,” ungkap Steve Miranda, EVP Pengembangan Aplikasi.
Saat bersamaan, Oracle juga memperbarui AI Agent Audio-nya dengan menambahkan builder agen berbasis bahasa alami tanpa kode serta dashboard ROI yang khusus. Chris Leone, EVP Pengembangan Aplikasi, menjelaskan bahwa perusahaan membutuhkan dukungan ini untuk menyempurnakan agen mereka berdasarkan alur kerja dan prioritas yang ada.
Ikuti berita terbaru dari TechRadar di Google News dan tambahkan kami sebagai sumber pilihan agar bisa mendapatkan berita, ulasan, dan opini ahli di feed Anda. Jangan lupa klik tombol Follow!
Tentu saja, Anda juga bisa mengikuti TechRadar di TikTok untuk berita, ulasan, dan unboxing dalam bentuk video, serta mendapatkan pembaruan rutin dari kami di WhatsApp juga.


