Minggu lalu, Xbox baru saja memberikan bocoran menarik tentang masa depan konsol dan brand-nya dengan banyak game yang ditunggu-tunggu serta fokus baru pada eksklusivitas konsol. Ini bikin para fans Xbox di seluruh dunia semangat. Sayangnya, kabar terbaru dari divisi Xbox di Microsoft Corp. tidak begitu menggembirakan, karena ada laporan yang mengindikasikan adanya pemangkasan besar-besaran karyawan di divisi Xbox.
Laporan ini berasal dari Bloomberg yang menyatakan bahwa divisi Xbox merencanakan pemangkasan pekerjaan besar-besaran untuk bulan depan. Ini adalah bagian dari langkah baru CEO Asha Sharma yang ingin merombak divisi permainan video untuk melawan penurunan pendapatan. Jumlah karyawan yang akan terdampak belum diketahui, tetapi diperkirakan pemangkasan ini akan terjadi setelah penutupan tahun fiskal Microsoft yang jatuh pada 30 Juni mendatang.
Semua yang Kita Ketahui Tentang Pemangkasan Karyawan Xbox dan Perubahan Strategi
Selain pemangkasan karyawan, sumber-sumber juga menyebutkan bahwa Xbox berencana untuk memangkas anggaran secara signifikan untuk departemen pemasaran dan area bisnis lainnya. Semua ini sebagai respons terhadap penurunan pendapatan yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Asha Sharma juga menjelaskan sedikit tentang permasalahan ini dalam sebuah postingan blog berjudul “Next 100 Days: XBOX Reset.”
Dalam postingan blog tersebut, Sharma menyoroti kesulitan yang dihadapi saat ini, dengan menyatakan bahwa, “#2: Kami akan mengakhiri tahun fiskal ini dengan margin akuntabilitas sekitar 3%, turun dari tahun ke tahun. Tanpa menghitung Activision Blizzard King, selama lima tahun terakhir, kami telah menghabiskan lebih dari $20 miliar untuk investasi berkelanjutan dalam konten, platform, dan subsidi hardware, namun pendapatan tahunan kami telah menurun hampir setengah miliar selama waktu tersebut. Ke depannya, ini tidak bisa dibiarkan berlanjut.”
Inilah alasan mengapa pendekatan terhadap Xbox sebagai sebuah brand dan konsol mengalami pergeseran. Pada acara Xbox Showcase, terungkap bahwa game Gears of War: E-Day dan Clockwork Revolution akan menjadi eksklusif untuk Xbox. Sebelumnya, banyak yang mengira bahwa E-Day juga akan hadir di PlayStation, terutama setelah game Reloaded yang baru-baru ini dirilis untuk PS5. Meskipun begitu, remake Halo tetap akan hadir di PlayStation akhir tahun ini.
Layoff selalu jadi berita sedih sih, dan jika ini benar-benar terjadi, semoga semua yang terpengaruh bisa segera menemukan jalan baru yang lebih baik.



