Beranda News Pertumbuhan Filipina Terkejut Melambat, Saat Risiko Inflasi Meningkat!
News

Pertumbuhan Filipina Terkejut Melambat, Saat Risiko Inflasi Meningkat!

Bagikan
Pertumbuhan Filipina Terkejut Melambat, Saat Risiko Inflasi Meningkat!
Bagikan

Ekonomi Filipina mengalami penurunan yang tidak terduga di kuartal pertama, menjadikannya salah satu yang terbelakang di kawasan. Ini menjadi tantangan untuk para pembuat kebijakan yang berupaya menstabilkan inflasi dan mendukung nilai peso.

Menurut data dari Philippine Statistics Authority yang dirilis pada Kamis (7 Mei), produk domestik bruto (PDB) hanya tumbuh 2,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka ini jauh di bawah proyeksi median sebesar 3,3 persen dari survei Bloomberg News dan juga lebih rendah dari pertumbuhan 3 persen di kuartal sebelumnya.

Di sisi lain, investasi mengalami penurunan sebesar 3,3 persen, dan produksi industri turun sedikit sebesar 0,1 persen. Namun, belanja konsumen naik 3 persen dibandingkan tahun lalu, sementara pengeluaran pemerintah meningkat 4,8 persen. Menariknya, meski data ini mengecewakan, tidak ada reaksi signifikan dari pasar saham Filipina, yang tetap bergerak sekitar 2 persen lebih tinggi ditengah momen rally di kawasan.

Fana – Inline Article Ads

Data yang kurang memuaskan ini memperlihatkan dampak dari kenaikan biaya energi akibat konflik di Timur Tengah, sementara ekonomi Filipina sudah berada dalam kondisi sulit setelah skandal korupsi yang berdampak pada investasi publik dan konsumsi swasta yang drastis.

Baca juga  Malaysia angkat mantan hakim pimpin lembaga anti-korupsi setelah isu skandal mengguncang!

Saat ini, bank sentral yang baru saja menaikkan suku bunga bulan lalu, tampaknya memiliki ruang yang sangat terbatas untuk mendukung perekonomian, terutama karena lemahnya peso dan lonjakan harga-harga konsumen.

Di tengah meningkatnya ketegangan, konflik antara AS dan Iran telah membuat harga minyak melonjak di seluruh dunia. Filipina, yang hampir sepenuhnya bergantung pada impor minyak dari Timur Tengah, merasakan dampak yang cukup besar. Pertumbuhan kuartal pertama ini tertinggal dari negara-negara tetangga seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam.

Fana – Inline Article Ads

Sebelum perang meletus, Filipina sudah dihadapkan pada fakta menyedihkan bahwa miliaran dolar dana publik yang seharusnya digunakan untuk proyek pengendalian banjir disalahgunakan. Hal ini membuat pertumbuhan di tahun 2025 terjun ke angka 4,4 persen, yang merupakan laju terlemah dalam lebih dari satu dekade di luar masa pandemi.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, masa depan ekonomi Filipina masih berani disangsikan. Para pembuat kebijakan perlu mencari solusi yang dapat mengatasi kemunduran ini untuk kebaikan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Baca juga  Ulasan Seram 'Over Your Dead Body': Teror yang Siap Mengguncang Jiwamu!
Bagikan
Berita terkait
CORTIS Berani Berbicara Setelah Dapat Serangan Kritik Karena Kontroversi Lirik!
News

CORTIS Berani Berbicara Setelah Dapat Serangan Kritik Karena Kontroversi Lirik!

Baru-baru ini, grup rookie CORTIS jadi sorotan setelah beberapa lirik dari lagu...

Bintang "Single's Inferno" Menghadapi Tantangan Karier Karena Penampilannya!
News

Bintang “Single’s Inferno” Menghadapi Tantangan Karier Karena Penampilannya!

Tidak ada yang meragukan bahwa kecantikan datang dalam berbagai bentuk dan ukuran....

Thailand Setujui Proyek Investasi 958 Miliar Baht, Termasuk Dari TikTok!
News

Thailand Setujui Proyek Investasi 958 Miliar Baht, Termasuk Dari TikTok!

[BANGKOK] Thailand baru saja menyetujui enam proyek besar dengan total nilai mencapai...

K-Pop Girl Group Cerita Pengalaman Seru dan Mengerikan Saat Kebakaran Muncul di Asrama Mereka!
News

K-Pop Girl Group Cerita Pengalaman Seru dan Mengerikan Saat Kebakaran Muncul di Asrama Mereka!

Baru-baru ini, sebuah insiden mengejutkan terungkap dari grup K-Pop, CLASS:y, yang berkaitan...