Beranda News Malaysia angkat mantan hakim pimpin lembaga anti-korupsi setelah isu skandal mengguncang!
News

Malaysia angkat mantan hakim pimpin lembaga anti-korupsi setelah isu skandal mengguncang!

Bagikan
Malaysia angkat mantan hakim pimpin lembaga anti-korupsi setelah isu skandal mengguncang!
Bagikan

[KUALA LUMPUR] Malaysia baru saja menunjuk mantan hakim untuk memimpin lembaga anti-korupsi negara ini setelah kepala lembaga saat ini, yang selama masa jabatannya dihiasi dengan berbagai tuduhan pelanggaran, bakal meninggalkan jabatannya bulan depan.

Abdul Halim Aman akan mengambil alih kursi kepemimpinan di Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) mulai 13 Mei, seperti yang diinformasikan oleh Sekretaris Utama Pemerintah, Shamsul Azri Abu Bakar, pada hari Sabtu (25 April).

Shamsul Azri mengatakan, “Pemerintah yakin bahwa dengan pengalamannya yang luas dan integritas yang tinggi, dia akan mampu memperkuat upaya untuk meningkatkan tata kelola, meningkatkan kepercayaan publik, dan memperkuat agenda anti-korupsi demi kepentingan negara.”

Sosok yang sedang menjabat, Azam Baki, telah menerima sejumlah tuduhan pelanggaran terkait kepemilikan sahamnya setidaknya dua kali, yang pertama kali terjadi pada tahun 2022. Meski demikian, kontraknya yang dimulai pada tahun 2020 sudah diperpanjang beberapa kali.

Panggilan untuk mengundurkan diri pun semakin kuat bagi Azam tahun ini, setelah laporan media pada bulan Februari menuduh dia dan beberapa pejabat senior MACC lainnya melakukan pelanggaran dan melanggar aturan yang berlaku untuk pegawai negeri.

Baca juga  Penyanyi Terkenal Tuding Musisi Pria, Ramai Spekulasi Tentang Putus Cinta!

Azam dan pihak MACC sendiri menjelaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Fana – Inline Article Ads

Tuduhan terhadap Azam ini semakin memperdalam ketegangan di dalam pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, dengan beberapa sekutu penting mempertanyakan komitmen perdana menteri dalam menghadapi korupsi.

Pemerintah telah menyelidiki beberapa tuduhan terhadap Azam namun hingga saat ini belum mempublikasikan hasilnya, menunggu penyelidikan terkait dari kepolisian dan otoritas lainnya.

Pelantikan Abdul Halim ini dilakukan oleh raja Malaysia, Sultan Ibrahim, yang menyatakan pekan ini bahwa dia akan memilih kepala lembaga tersebut agar tidak dipolitisasi.

Pernyataan pada hari Sabtu menyebutkan bahwa keputusan raja tersebut mengikuti usulan dari Anwar.

Menurut konstitusi Malaysia, raja memiliki wewenang untuk menunjuk kepala lembaga-lembaga pemerintah penting berdasarkan rekomendasi dari perdana menteri. Monarki di negara ini memang berperan lebih bersifat seremonial dan tradisionalnya diangap di atas politik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, monarki menjadi lebih berpengaruh akibat ketidakstabilan politik yang berkepanjangan, di mana raja menggunakan kekuasaan diskresionernya yang jarang dipakai. REUTERS

Baca juga  Interaksi Terbaru G-Dragon BIGBANG dengan Karina aespa Bikin Warganet Heboh!
Fana – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
Han Ga In Kenang Momen "The Moon Embracing The Sun" dengan Kunjungan Mengejutkan ke Istana!
News

Han Ga In Kenang Momen “The Moon Embracing The Sun” dengan Kunjungan Mengejutkan ke Istana!

Aktris Han Ga In baru saja mencuri perhatian netizen setelah tampil menawan...

Sang Singapura Transformasi Techcombank Jadi Pesaing AI Terdepan di Vietnam!
News

Sang Singapura Transformasi Techcombank Jadi Pesaing AI Terdepan di Vietnam!

Strategi dan Cerita yang Membentuk Pemimpin Masa Kini [HANOI] Ketika Santhosh Mahendiran...

Penyanyi Pria Ini Kembali Sejak Muncul di 300+ Film Dewasa!
News

Penyanyi Pria Ini Kembali Sejak Muncul di 300+ Film Dewasa!

Seorang penyanyi tengah berusaha meraih kembali mimpinya setelah mengalami masa-masa sulit secara...

Jennie BLACKPINK Jadi Sorotan Setelah ‘Dibongkar’ oleh Refleksi Cermin Sendiri!
News

Jennie BLACKPINK Jadi Sorotan Setelah ‘Dibongkar’ oleh Refleksi Cermin Sendiri!

ANGGOTA BLACKPINK, Jennie, kembali menjadi sorotan di media sosial karena penampilannya. Kali...