The Fantasy Epic Has Earned Cult Classic Status
Kita bicara tentang Warcraft, film fantasi yang dirilis setelah HBO’s Game of Thrones dan Trilogi The Hobbit garapan Peter Jackson. Disutradarai oleh Duncan Jones, yang sebelumnya melahirkan film sci-fi keren berbudget rendah, Moon, dan thriller perjalanan waktu Source Code, Warcraft memperkenalkan teknik performance capture mutakhir, yang diapresiasi kritikus meski banyak yang mengeluhkan alur ceritanya yang lambat dan pengembangan karakter yang kurang. Saat ini, film ini mendapatkan skor 29% dari kritikus di Rotten Tomatoes, di mana konsensus menyebutkan, “Warcraft menyajikan kesenangan visual yang berlimpah, namun semua itu — serta bakat unik sutradara Duncan Jones — terbuang sia-sia pada adaptasi lambat dan merupakan tiruan dari permainan terlaris yang tidak memiliki nilai sinematik yang jelas.” Namun, skor 76% dari penonton menunjukkan bahwa film ini sedang diambil kembali oleh cult fans yang semakin bertambah, mungkin mereka yang membuatnya masuk dalam daftar pemirsa Netflix terbaru.
Film Warcraft kini bisa disaksikan di Netflix. Jangan lewatkan update seru lainnya seputar film dan dunia hiburan!
Selama beberapa tahun terakhir, adaptasi video game memang mengalami lonjakan popularitas baik dari segi kritik maupun box office. The Last of Us dari HBO telah mengangkat standar untuk film dan acara berdasarkan video game, sementara The Super Mario Galaxy Movie menyusul jejak pendahulunya dan siap melewati batas $1 miliard di box office global. Tahun ini juga menyaksikan adaptasi video game skala kecil seperti Iron Lung dan Exit 8 yang mengejutkan banyak pihak dengan ulasan positif dan kesuksesan box office yang solid.
Tapi mari kita lihat ke belakang. Kondisi sepuluh tahun lalu sangat berbeda. Saat itu, studio-studio menggelontorkan dana besar untuk waralaba video game utama namun sering kali hasilnya tidak sesuai harapan. Bahkan, ada sebuah film yang dianggap gagal di box office meski berhasil meraup lebih banyak pendapatan dibanding Thunderbolts dari Marvel.
Film tersebut kini merayakan ulang tahun ke-10 dengan cara yang luar biasa — kembali populer di layanan streaming. Adaptasi ini terinspirasi dari salah satu properti video game paling terkenal dan dirilis beberapa bulan sebelum adaptasi Assassin’s Creed yang tidak berhasil, yang disutradarai oleh Justin Kurzel dan dibintangi oleh Michael Fassbender. Jika dibandingkan dengan Assassin’s Creed yang hanya meraup $240 juta di seluruh dunia, film yang dimaksud ini meraih sekitar $440 juta di box office global dengan anggaran produksi yang dilaporkan sebesar $160 juta. Namun, performanya yang kurang memuaskan di Amerika Utara membuat Universal ragu untuk melanjutkan rencana franchise-nya.
Dengan semua hype yang ada, Warcraft memang telah menemukan kembali letaknya di hati banyak penontonnya. Bagi kalian yang penasaran dengan film ini, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyaksikannya! Rasakan kembali kisah epik yang penuh petualangan dan sihir ini, sambil merayakan status cult classic yang kini disandangnya.


