Overwatch dengan karakter-karakter warna-warni dan bergaya kartun bikin game ini cepat jadi favorit banyak pemain. Seiring waktu, game ini semakin kompleks dengan desain karakter baru dan berbagai aspek yang terus berkembang. Namun, ada satu hal tentang desain karakter Overwatch yang masih jadi bahan perdebatan sejak lebih dari satu dekade lalu.
Awalnya, Tracer – karakter yang langsung jadi favorit banyak pemain – mendapatkan pose kemenangan yang diubah agar terlihat kurang seksual. Ini memicu debat panjang di komunitas yang berkisar dari yang sepele sampai yang serius. Beberapa penggemar bahkan mengembangkan teori konspirasi bahwa Blizzard telah “nerf” Tracer dengan mengubah desainnya sehingga bagian belakangnya terlihat lebih kecil. Teori ini baru saja menghangat kembali berkat crossover antara Overwatch dan Fortnite, khususnya karena desain Tracer di Fortnite punya bagian belakang yang jauh lebih menonjol. Mungkin terdengar lucu dan kekanak-kanakan, tapi perdebatan tentang bodi Tracer mencerminkan banyak hal tentang dunia game modern.
Beberapa Penggemar Overwatch Berpikir Blizzard “Nerf” Bagian Belakang Tracer
Selama satu dekade terakhir, komunitas Overwatch terlibat dalam berbagai macam debat dan diskusi. Namun, yang paling abadi mungkin adalah tentang bagian belakang Tracer. Debat ini dimulai sejak Overwatch hadir dan mengubah cara pandang tentang genre pertarungan secara signifikan. Sebagai salah satu karakter yang paling populer, pose kemenangan Tracer menjadi sorotan beberapa pemain yang merasa terlalu seksual. Walaupun ini hanyalah bagian dari diskusi lebih besar tentang bagaimana perempuan ditampilkan dalam game secara keseluruhan, Tracer jadi titik perdebatan ketika pose kemenangannya diubah untuk meminimalisir fokus pada bagian belakangnya.
Diskusi ini hanya semakin menghangat setelah itu, dengan beberapa penggemar menuduh Blizzard telah “nerf” karakter itu sementara yang lain mendukung perubahan cara perempuan ditampilkan dalam game. Ini semua terjadi setelah “Gamergate” mengekspos sudut-sudut tertentu dalam industri game yang terkadang secara terbuka menunjukkan sikap misoginis terhadap perempuan pencipta dan pemain. Argumen soal bagian belakang Tracer mencerminkan perbincangan lebih luas di kalangan penggemar game, menyoroti bagaimana pengembang semakin menerima masukan dari pemain dalam pengembangan game mereka.
Situasi ini juga muncul sebelum beberapa kontroversi mengenai kebijakan internal Blizzard, yang mengakibatkan perubahan beberapa anggota staf senior terkait dengan dugaan pelecehan seksual dalam budaya “frat boy” yang berkembang di studio tersebut. Melihat Blizzard menghadapi Tracer secara langsung tampaknya menjadi bagian dari perubahan berpikir yang lebih besar dalam perusahaan. Perdebatan soal Tracer memang mungkin tidak memiliki dampak dunia nyata sekuat kontroversi tersebut, tetapi ini menunjukkan betapa mendalamnya diskusi ini dalam game modern.
Fortnite Menghidupkan Kembali Salah Satu Perdebatan Tertua Overwatch
Perdebatan ini telah berlanjut sebagai diskursus meme di kalangan penggemar tetapi menerima perhatian baru saat karakter Overwatch masuk ke Fortnite. Tim di Epic Games menyesuaikan karakter Overwatch dengan gaya seni mereka, yang membuat bagian belakang Tracer jauh lebih menonjol dibandingkan modelnya di game aslinya. Ini memicu banyak lelucon dari pemain di kedua fandom, mencatat bahwa Fortnite “berani melakukan apa yang tidak dilakukan Blizzard” dan berbagai lelucon serupa lainnya. Hal ini juga datang di tahun-tahun sejak Blizzard berusaha lebih serius untuk memperbaiki citra mereka, dengan penekanan pada inklusivitas dan sensitivitas untuk berbagai pemain.
Direktur Overwatch, Jeff Kaplan, bahkan telah membahas isu ini lebih awal tahun ini dan mengklaim bahwa bagian belakang Tracer tidak pernah “nerf,” hanya pose kemenangannya yang diubah untuk mengurangi fokus pada bagian tersebut. Ini justru memicu kembali perdebatan di kalangan beberapa pemain, saat kemunculan Tracer di Fortnite menambah bahan bakar pada api perdebatan ini. Dapat dilihat bahwa Tracer di Fortnite memang tampak lebih besar dibandingkan desain standarnya di Overwatch.
Kebangkitan kembali perdebatan Tracer dan klaim baru bahwa Epic Games “buff bagian belakangnya” jadi pengingat bahwa detail kecil atau perubahan bisa sangat berpengaruh dan menjadi topik pembicaraan yang bertahan selama bertahun-tahun. Diskusi soal Tracer yang “nerfed” mungkin tidak pernah benar-benar usai di kalangan penggemar Overwatch, terutama sekarang setelah Fortnite membawa perspektifnya ke dalam diskursus ini. Ini adalah perdebatan yang sepertinya tidak akan hilang, terutama dengan semakin banyaknya isu politik gender dan perwakilan dalam game selama dekade terakhir.




