Beranda Tech Laporan KPMG Terbaru: Kecerdasan Buatan Penuh dengan Ilusi yang Mengejutkan!
Tech

Laporan KPMG Terbaru: Kecerdasan Buatan Penuh dengan Ilusi yang Mengejutkan!

Bagikan
Laporan KPMG Terbaru: Kecerdasan Buatan Penuh dengan Ilusi yang Mengejutkan!
Bagikan

Belakangan ini, GPTZero menemukan fakta mencengangkan mengenai laporan-laporan pemerintah, makalah akademis, dan penelitian yang dipenuhi dengan kesalahan AI, bahkan sampai meluncurkan laporan kedua untuk menyelidiki tren ini.

Dalam insiden terbaru yang bikin malu, sebuah laporan KPMG tentang AI yang agentik ternyata penuh dengan kesalahan yang dihasilkan oleh AI, kutipan yang salah, dan studi kasus yang menyesatkan.

Dari 45 kutipan dalam laporan itu, hanya lima yang benar-benar mengarah ke sumber yang asli. Sebagian besar lainnya ternyata tidak hanya salah, tapi juga sangat menyimpang.

Fana – Inline Article Ads

AI Report Penuh Ilusi dari AI

GPTZero memakai istilah ‘vibe citing’ untuk menyebut kutipan palsu, di mana AI generatif terlihat menghasilkan referensi yang seolah-olah realistis. Laporan itu juga memuat campuran aneh dari referensi yang nyata, seperti atribusi yang salah atau judul yang diparafrasekan.

“Seorang manusia tidak akan terus-menerus memparafrasekan judul, salah mengira topik sebagai penulis, atau mengulang informasi di berbagai bagian,” tambah tim penelitian tersebut.

Meskipun para peneliti memberikan argumentasi baik untuk maupun menentang praktik vibe citing, mereka pada akhirnya menyimpulkan bahwa hal itu tetap harus dianggap sebagai ilusi dan “vibes itu punya konsekuensi.”

Arte7Travel – Inline Article Ads
Baca juga  Perintah Eksekutif Baru Trump Minta Perusahaan AI 'Sukarela' Biarkan Gedung Putih Uji Kemampuan Siber Canggih dari Model AI

Dalam konteks ini, mereka berpendapat bahwa KPMG memiliki begitu banyak pengaruh sehingga temuan mereka kemungkinan besar akan dikutip secara global, baik itu dalam laporan berita, postingan blog, dan percakapan lain, sehingga berpotensi menyebarkan informasi yang salah. Mereka juga khawatir bahwa laporan ini sedang dijadikan rujukan dalam model bahasa besar, yang membuat informasi tersebut semakin meluas.

Ini mengikuti laporan serupa di tahun 2025 yang mengungkapkan bahwa sebuah studi dari Komisi Kepresidenan AS untuk Membuat Amerika Sehat Lagi (MAHA) juga mencantumkan catatan kaki yang “salah atau dibuat-buat.”

GPTZero berpendapat bahwa vibe citing adalah ancaman nyata terhadap peneliti, akademisi, konsultan, mahasiswa, dan siapa pun yang mencari informasi di internet.

Arte7Travel – Inline Article Ads
Arte7Travel – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
Elon Musk Luncurkan Pabrik Raksasa di Texas untuk Ciptakan Ribuan Satelit AI Menuju Masa Depan Komputasi Ambisius!
Tech

Elon Musk Luncurkan Pabrik Raksasa di Texas untuk Ciptakan Ribuan Satelit AI Menuju Masa Depan Komputasi Ambisius!

SpaceX Merancang Pabrik Raksasa untuk Produksi Satelit AI SpaceX baru saja mengumumkan...

Tim Berners-Lee Ungkap: 'Data adalah Harta Berharga yang Akan Bertahan Lebih Lama dari Sistem Itu Sendiri'
Tech

Tim Berners-Lee Ungkap: ‘Data adalah Harta Berharga yang Akan Bertahan Lebih Lama dari Sistem Itu Sendiri’

Sejak hampir 40 tahun lalu, Tim Berners-Lee menanam benih yang menjadi cikal...

Kesenjangan Data Gender: Kenapa Representasi di AI Penting untuk Masa Depan Teknologi!
Tech

Kesenjangan Data Gender: Kenapa Representasi di AI Penting untuk Masa Depan Teknologi!

Pemerintah Inggris menyebutkan, satu dari enam organisasi di Inggris sudah menggunakan alat...

Terungkap! Hacker Memanfaatkan Google Cloud dan Halaman Palsu New York Times untuk Jalankan Mesin Phishing Global yang Mengkhawatirkan
Tech

Terungkap! Hacker Memanfaatkan Google Cloud dan Halaman Palsu New York Times untuk Jalankan Mesin Phishing Global yang Mengkhawatirkan

Jaringan Phishing Global Terungkap: Lebih dari 12.000 Server Terlibat Ketika email mencurigakan...