Najib Balala, mantan Menteri Pariwisata Kenya yang sudah berpengalaman, baru saja mendapatkan posisi baru yang keren di World Travel & Tourism Council (WTTC), suara global dari sektor swasta dalam industri pariwisata. Bayangin aja, dia akan berperan sebagai Wakil Presiden Eksekutif untuk Advokasi, Urusan Pemerintah, dan Riset di kantor pusat WTTC yang ada di Madrid. Ini adalah langkah besar untuknya!
Dalam perannya yang baru, Balala bakal memimpin agenda advokasi global WTTC dan bekerja sama dengan pemerintah serta melakukan riset kebijakan. Dengan pengalaman selama lebih dari 12 tahun sebagai Menteri Pariwisata dan Satwa Liar Kenya, dia sudah punya jam terbang yang tinggi dan banyak kontribusi dalam pembentukan kebijakan pariwisata nasional hingga internasional. Pasti banget, hasil kerjanya banyak dirasakan di berbagai belahan dunia!
Karier Balala cukup mengesankan. Dia dikenal berhasil memimpin departemen yang sangat tangguh saat menghadapi krisis dan pergolakan politik. Banyak orang di industri ini yang memuji kebijakan pintu terbuka yang dia terapkan terhadap sektor swasta, yang membuat komunikasi lebih baik dan saling menguntungkan.
Saat pandemi Covid-19 melanda, Balala tidak hanya bertahan, tetapi juga berinovasi. Dia menjadi garda terdepan dalam perubahan kebijakan yang mendukung industri pariwisata, sehingga Kenya menjadi negara pertama di dunia yang mendapatkan “Safer Tourism Seal” sebagai pengakuan atas langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang diberlakukan. Hal ini menunjukkan betapa besarnya dampak kepemimpinan dan visi seorang pemimpin dalam kondisi yang sulit.
Dengan mantap, Balala berhasil mengubah sektor pariwisata Kenya melalui kerangka kebijakan progresif dan branding destinasi yang berdampak. Rekam jejaknya yang kuat dalam diplomasi strategis juga membantunya menyelaraskan prioritas pemerintah dengan ambisi sektor swasta di berbagai platform internasional. Pastinya, pengalaman ini akan sangat berharga di WTTC.
Di posisi barunya, Balala akan melapor langsung kepada Presiden dan CEO WTTC, Gloria Guevara. Mengenai penunjukannya, Balala mengatakan, “Merupakan kehormatan dan privilese bisa dipilih oleh WTTC untuk peran ini. Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Ketua WTTC yang visioner, Manfredi Lefebvre, dan Presiden & CEO, Gloria Guevara. Saya siap membawa pengalaman bridging antara sektor publik dan swasta ke dalam roadmap strategi WTTC dan memastikan hubungan yang kuat dengan semua pemangku kepentingan di pemerintahan dan sekitarnya.”
Presiden dan CEO WTTC, Gloria Guevara, juga memberikan komentar terkait penunjukan ini, “Pengalaman luas Najib Balala sebagai Menteri Kabinet di panggung dunia akan membantu WTTC mengembangkan sektor kami bahkan lebih jauh. Kami melihat banyak anggota baru bergabung dan anggota lama kembali bersama kami, saat kami terus membangun salah satu tim Travel & Tourism terbaik secara global, memberikan advokasi dan dukungan kelas dunia untuk sektor ini.”


