Baru-baru ini, Kedutaan Besar AS di Korea mengirimkan surat kepada Badan Kepolisian Nasional untuk meminta pencabutan larangan perjalanan Ketua HYBE, Bang Si Hyuk. Berita ini dilaporkan oleh TV Chosun pada 19 April.
Kedutaan tersebut dilaporkan menyebutkan bahwa diskusi mengenai tur dunia mendatang BTS jadi alasan utama di balik permintaan ini.

Selain itu, menurut Hankook Ilbo, surat itu juga menyebutkan partisipasi dalam perayaan hari kemerdekaan ke-250 AS yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump pada 4 Juli sebagai salah satu alasan penting lainnya.
Bang Si Hyuk sudah terjebak dalam larangan perjalanan sejak Agustus tahun lalu akibat penyelidikan polisi terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal. Tuduhan-tuduhan ini cukup serius. Dia dituduh telah menipu investor sebelum IPO HYBE pada tahun 2019 dan meyakinkan mereka bahwa pencatatan saham akan ditunda. Diketahui bahwa ia diduga meraih sekitar ₩190 miliar KRW (sekitar $130 juta USD) dari skema tersebut. Walaupun tim Bang Si Hyuk telah membantah semua tuduhan ini, dia tetap berada di bawah penyelidikan.
Polisi Dikabarkan Mempertimbangkan Permohonan Penangkapan Untuk Bang Si Hyuk dari HYBE
Kedutaan AS belum memberikan tanggapan ketika TV Chosun bertanya tentang situasi spesifik di balik surat tersebut atau posisi mereka mengenai masalah ini.
Dengan kabar yang terus berkembang tentang BTS dan tur dunia mereka, rasanya semua mata tertuju pada Bang Si Hyuk untuk mengetahui bagaimana nasibnya ke depan. Apakah larangan perjalanan ini akan dicabut seiring dengan persiapan BTS untuk menyapa penggemarnya di seluruh dunia? Hanya waktu yang akan menjawab, tapi satu hal yang pasti, penggemar pasti tidak sabar menunggu kabar baik dari idolanya.
Di sisi lain, tur dunia yang dimulai oleh BTS ini sudah menjadi sorotan banyak pihak. Momen ini bukan hanya menjadi kesempatan bagi grup untuk menunjukkan bakat mereka, tetapi juga menjadi perhatian global saat mereka merayakan pencapaian luar biasa dalam industri musik.
Kita semua berharap Bang Si Hyuk bisa segera menyelesaikan masalahnya, agar dia bisa kembali fokus pada apa yang paling dicintainya—mendukung BTS dan semua proyek yang telah mereka jalankan.


