Penyanyi Keli Holiday mengungkapkan kabar mengecewakan bahwa ia tidak diizinkan masuk kembali ke Amerika Serikat saat melakukan tur di Amerika Utara. Hal ini memaksanya untuk membatalkan penampilan yang sudah direncanakan di New York City dan kembali ke rumah lebih awal.
Kabar ini disampaikan oleh Keli Holiday, yang merupakan proyek solo dari Adam Hyde, anggota grup Peking Duk, kepada para penggemarnya akhir pekan lalu setelah ia ditahan di perbatasan AS-Kanada usai melakukan pertunjukan di Toronto.
“Sayangnya saya tidak bisa tampil malam ini di Baby’s All Right di NYC,” tulisnya di Instagram. “Saya telah menghabiskan seluruh hari terkurung di perbatasan Kanada dan ditolak memasuki AS meskipun sudah memiliki dokumen visa yang lengkap.”
Ia juga menambahkan, “Saya masih mencoba untuk memahami situasi ini sendiri.”
Awalnya, Keli direncanakan untuk memainkan serangkaian jadwal di Amerika Utara antara 1 hingga 7 Mei, dengan pertunjukan di Brooklyn sebagai penutup tur tersebut. Perwakilannya kemudian mengonfirmasi bahwa ia sudah kembali ke Australia sebelum melanjutkan tur di New South Wales dan Victoria.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai proses perbatasan AS dan pengawasan visa bagi pelancong internasional serta artis yang sedang touring. Perubahan yang diusulkan terkait dengan program Electronic System for Travel Authorization (ESTA) memicu diskusi di Australia dan Selandia Baru mengenai persyaratan masuk yang lebih ketat dan langkah-langkah penyaringan yang lebih luas.
Hyde meluncurkan Keli Holiday pada tahun 2021 sebagai proyek yang lebih personal dan cenderung indie dibandingkan Peking Duk, grup musik elektronik sukses yang dibentuknya bersama Reuben Styles. Peking Duk terkenal dengan hits seperti “High” yang menampilkan Nicole Millar, berhasil masuk lima besar di ARIA Singles Chart dan menjadikan mereka salah satu grup elektronik terbesar di Australia pada tahun 2010-an.
Seperti dilaporkan sebelumnya, Holiday berhasil menduduki peringkat tertinggi sebagai artis lokal di ARIA Albums Chart dengan album kedua berjudul Capital Fiction, yang langsung debut di posisi ketiga. Sebagai anggota Peking Duk, ia pernah mencapai No. 12 dengan album Reprisal yang dirilis pada tahun 2018.
Album Capital Fiction menyimpan lagu “Dancing2,” yang menceritakan bagaimana Hyde bertemu dengan pasangannya yang juga orang yang dicintainya, Abbie Chatfield, seorang tokoh media di Sydney. Singel ini berada di posisi kedua dalam hitungan Hottest 100 triple j tahun 2025, memenangkan penghargaan untuk video terbaik di ARIA Awards tahun lalu, dan ia tampil membawakan lagu tersebut di acara tahunan industri rekaman.
Di bawah nama Keli Holiday, Hyde merambah ke arah campuran indie-pop, dance, dan musik alternatif yang lebih gelap, merilis beberapa lagu termasuk “Dancing2” sambil membangun pengikut setia melalui pertunjukan di klub dan penampilan di festival.
Setelah pembatalan pertunjukan di New York, kolom komentar di akun Holiday pun dibanjiri dukungan, banyak penggemar yang mendorongnya untuk menjadwal ulang tanggal pertunjukan itu setelah masalah visa teratasi.

