Nggak bisa dipungkiri bahwa Batman adalah karakter yang super kompleks. Sejak muncul pertama kali di tahun 1939, Batman telah mengalami banyak reboot di berbagai media, mulai dari komik, TV, film, sampai video game. Beberapa versi baru dari karakter ini bisa dibilang lebih gelap dan serius, sementara yang lainnya membawa nuansa komedi, dari Batman yang bercanda hingga yang hapal gerakan dansa.
LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight hadir untuk menghormati semua versi Batman tersebut dengan cara yang terasa menyatu, sambil tetap menambahkan unsur kejenakaan yang sudah menjadi ciri khas game LEGO. Hasilnya, game ini bukan hanya salah satu yang terbaik untuk para penggemar Batman dalam dekade terakhir, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan yang bakal disukai hampir semua Bat-fans.
Rating: 4/5
| Pros | Cons |
|---|---|
| Penuh dengan referensi dan panggilan balik yang menyentuh sejarah lebih dari 85 tahun Batman | Dunia terbuka tidak cukup menonjolkan area menarik |
| Gameplay ala Arkham hampir sama kerennya seperti sebelumnya | Jam-jam awal terasa lambat saat game baru mulai terbuka |
| Humor unik LEGO bikin ketawa ngakak | |
| Banyak koleksi dan rahasia yang bisa dikumpulkan akan bikin betah |
Legacy of the Dark Knight Menggabungkan Semua Cerita Besar Batman Secara Efektif
Aspek unik dari LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight adalah kemampuannya menggabungkan banyak cerita Batman yang sudah ditayangkan di film selama bertahun-tahun. Meskipun penggambaran asal usul Batman lebih banyak berdasarkan Batman Begins, karakter lainnya diperankan sesuai dengan film-film seperti Batman (1989), The Batman, Batman Returns, atau bahkan Batman & Robin. Hal ini memberi Legacy of the Dark Knight nuansa yang sudah dikenal, tapi tetap menarik karena tidak sepenuhnya berkomitmen pada satu versi Batman sebagai yang definitive.
Serunya lagi, cara TT Games mereproduksi beberapa adegan ikonik dari sejarah Batman dengan gaya humor mereka sendiri bikin game ini nggak terasa monoton. Banyak adegan yang diangkat adalah momen yang pasti sudah sering ditonton para penggemar Batman dalam berbagai versi.
Di luar cerita utama, banyak referensi dan panggilan balik ke berbagai variasi Batman yang ada. Banyak pengunjung merasa seperti Leonardo DiCaprio di Once Upon a Time in Hollywood, menunjuk layar setiap kali mereka menemukan easter egg yang keren dari TT Games. Rujukan yang terlalu kuat kadang terasa basi, tapi di LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight, justru menjadi salah satu elemen favorit yang ada.
Penggemar Arkham Pasti Betah dengan Legacy of the Dark Knight
Berbicara soal gameplay, sebagian besar mekanik dari LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight diambil dari seri Batman: Arkham. Kombat yang cepat, terbang di udara, hingga kemampuan menjelajahi jalanan Gotham dengan Batmobile mirip banget dengan apa yang ada di trilogi terkenal Rocksteady. Mengingat sudah lebih dari satu dekade tidak ada game Batman: Arkham baru yang proper, Legacy of the Dark Knight jelas jadi salah satu judul Batman paling menyenangkan dalam waktu lama, dan membuktikan betapa masih ada potensi besar untuk game seperti ini.
Tapi, gameplay ala Arkham di LEGO Batman tidak sepenuhnya sebanding dengan seri yang jadi acuan. Kombatnya, misalnya, tidak memiliki rasa brutalitas atau kecepatan yang sama, sehingga terasa sedikit monoton seiring waktu. Sekuens stealth di Legacy of the Dark Knight juga terasa lebih rumit, terutama karena desain level di area tersebut tidak sepenuhnya mendukung gameplay stealth yang murni.
Di luar bermain sebagai Batman, Legacy of the Dark Knight juga memberi kita kontrol atas Catwoman, Robin, Batgirl, dan Komisaris Jim Gordon. Setiap karakter, termasuk Batman, punya kemampuan unik yang membuat variasi gameplay tak hanya ada saat bertarung, tetapi juga dalam memecahkan teka-teki. Keberagaman ini bikin Legacy of the Dark Knight sangat cocok untuk co-op, karena masing-masing pemain bisa berkontribusi dengan cara yang berbeda di setiap level.
Kota Gotham di Legacy of the Dark Knight Bakal Bikin Kamu Sibuk
Ketika tidak bermain melalui level-level yang ditentukan di Legacy of the Dark Knight, kebanyakan waktu kamu bakal dihabiskan untuk berlari-lari di Gotham City. Untungnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan di kota ini, yang dipenuhi dengan koleksi, sesuai dengan ciri khas LEGO. Beberapa tugas sampingan di Legacy of the Dark Knight mirip dengan tantangan di game Arkham (tantangan AR, teka-teki Riddler, dsb.), jadi ada rasa ak familiarity dengan apa yang ditawarkan game ini. Walaupun kadang terasa seperti pengulangan, menyelesaikan semua tugas tambahan ini tetap menyenangkan karena membantumu mendapatkan kosmetik baru atau meningkatkan beberapa skill.
Namun, satu masalah dengan elemen open world di Legacy of the Dark Knight adalah tidak selalu menyoroti area yang menarik untuk dijelajahi. Walaupun kamu bisa membeli upgrade dalam game untuk membantu menemukan item atau tantangan tertentu, menemukan mereka kadang jadi tantangan tersendiri. Jika masalah ini bisa diatasi, aspek eksplorasi di Legacy of the Dark Knight akan jauh lebih menyenangkan.
Walaupun game ini tidak sepenuhnya menghadirkan inovasi baru, sangat sulit untuk kecewa dengan LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight. Game ini bisa dibilang sebagai kompilasi hits terbaik untuk karakter yang mengambil dari setiap media yang pernah mengangkatnya sejak pertama kali muncul di halaman Detective Comics. Meskipun ada saat-saat di mana ingin melihat lebih banyak ide baru, pengalaman bermain ini tetap bikin senang dan mengingatkan penulis kenapa cinta pada Batman bermula.
LEGO Batman: Legacy of the Dark Knight saat ini sudah tersedia di PS5, Xbox Series X/S, dan PC, dengan versi untuk Nintendo Switch 2 yang akan hadir di lain waktu. Salinan game ini disediakan oleh penerbit untuk tujuan ulasan dan dimainkan di PS5.



