Di Summer Game Fest tahun ini, banyak yang membandingkan Silent Hill Townfall dengan P.T. – demo legendaris dari Silent Hills yang diciptakan oleh Kojima Productions dan hanya sejenak hadir di PS4. Meskipun P.T. berlangsung di dalam sebuah rumah kecil dan dianggap salah satu game paling menakutkan, Townfall memiliki nuansa yang sama meski tidak mirip secara langsung. Bisa dibilang, ini mungkin adalah versi yang akan lahir dari P.T..
Genre survival horror memang lagi naik daun selama beberapa tahun terakhir, dan dua franchise yang menjadi sorotan adalah Resident Evil dan Silent Hill. Resident Evil baru saja merilis beberapa remake dan game baru yang sangat mengesankan, Resident Evil Requiem. Di sisi lain, Silent Hill sendiri juga meluncurkan remake dan beberapa rilis baru seperti Silent Hill f, yang cukup berbeda dari inti seri ini. Sekarang, dengan peluncuran terbaru Silent Hill Townfall, franchise ini berusaha kembali ke jalur semula sekaligus memperkenalkan inovasi baru seperti perspektif orang pertama dan sistem revive instan.
Silent Hill Townfall adalah game survival horror dengan sudut pandang orang pertama yang sedang dikembangkan oleh Screen Burn dan diterbitkan oleh Konami serta Annapurna Interactive. Cerita ini berlatar tahun 1990-an di Skotlandia, tepatnya di kota St. Amelia, yang merupakan negeri asal developer itu. Dari awal, kita akan merasakan bahwa meski tidak berlangsung di Silent Hill, suasana creepy di St. Amelia tetap kuat.
Dalam cerita ini, pemain berperan sebagai Simon Ordell, yang berusaha mencari tahu hubungannya dengan pulau ini dan perempuan misterius yang muncul di CRTV genggam miliknya yang berkemampuan supranatural. Di SGF, kita menyaksikan sekitar 20-25 menit gameplay, sebagian besar menunjukkan Simon menjelajahi rumah wanita misterius tersebut, mengikuti petunjuk yang muncul di CRTV. Silent Hill Townfall, seperti game-game sebelumnya, memang cukup lambat, tetapi spin-off ini memaksa pemain untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan yang diambil.
Sepanjang demonstrasi, Simon menggunakan CRTV untuk mencari petunjuk dan kemudian, saat meninggalkan rumah menuju lokasi lain, dia menggunakannya untuk melihat musuh melalui dinding. Sistem ini tidak sempurna, dan pemain harus aktif menggunakan perangkat ini untuk menemukan monster, mirip dengan scanner, namun sangat dibutuhkan untuk menghindari kematian. Menggabungkan penggunaan CRTV dengan kemampuan mengintip di balik sudut, stealth di Silent Hill Townfall seharusnya jadi lebih mudah, asalkan timing pergerakan dipikirkan dengan baik.

Tentu saja, ada juga aksi di dalamnya. Di akhir presentasi gameplay, Simon mengambil sebatang kayu dan mencoba melawan monster… dan meninggal. Ini dilakukan untuk menunjukkan sistem revive instan; Simon langsung bangkit berkat IV yang terpasang di lengan kirinya. Lebih banyak informasi akan bocor nantinya, tetapi yang jelas adalah pemain hanya bisa revive instan sekali setiap kali mati. Coba bayangkan seperti Sekiro, dalam batas tertentu.
Secara keseluruhan, Silent Hill Townfall memiliki atmosfer mencekam, monster yang pas, cerita yang menarik, pertempuran yang berat, dan beberapa gimmick baru seperti CRTV. Fans dari seri asli mungkin lebih menikmati judul ini dibandingkan Silent Hill f, karena lebih mendekati formula inti yang sudah ada, namun masih banyak yang harus ditunggu untuk melihat hasil akhirnya.



