Square Enix adalah salah satu nama terbesar dalam sejarah game dan dikenal karena beberapa RPG terbaik yang pernah ada. Selama bertahun-tahun, studio ini menyajikan pengalaman RPG yang masif dengan menggabungkan storytelling sinematik dan sistem gameplay yang ambisius. Banyak game favorit penulis yang berasal dari studio ini, seperti Final Fantasy VI dan Octopath Traveler 0 yang mengusung gaya HD-2D. Baik itu seri utama atau spin-off, Square Enix selalu berhasil mencuri perhatian dan memberikan game yang asyik.
Dan saat Square Enix mengumumkan game baru, termasuk Kingdom Hearts 4 yang sangat dinanti, antusiasme para penggemar langsung memuncak. Penampilan perdana game ini dengan trailer yang memukau membuat penggemar merasa bersemangat. Ini adalah salah satu franchise terbesar dari Square Enix yang sejajar dengan Final Fantasy. Sayangnya, setelah pengumuman tersebut, sudah bertahun-tahun berlalu dan kita tetap belum tahu banyak tentang game ini. Banyak yang berharap untuk mendapatkan sedikit bocoran baik dari segi gameplay atau arah cerita. Namun, sampai sekarang, penantian masih berlanjut, menimbulkan excitement sekaligus kekhawatiran yang terus meningkat.
Empat Tahun Sejak Pengumuman Kingdom Hearts 4
Kingdom Hearts 4 pertama kali dipresentasikan dengan trailer yang luar biasa saat perayaan ulang tahun ke-20 seri ini, dan langsung membuat penggemar terpesona. Banyak yang berpikir bahwa seri ini akan berakhir dengan Kingdom Hearts 3, tapi konfirmasi bahwa cerita ini akan berlanjut memberikan harapan baru, terutama setelah cerita yang mengecewakan dari game ketiga. Penggemar mulai berspekulasi tentang setting baru, nada, dan bagaimana cerita ini akan berkembang.
Yang paling menonjol bagi saya adalah bagaimana terasa berbeda footage awal tersebut. Setting yang lebih realistis dan gaya visual yang baru memberi isyarat adanya perubahan yang mungkin akan diambil oleh Square Enix setelah bertahun-tahun menggunakan formula yang sama. Walaupun gameplay pasti akan mengalami banyak perubahan dalam proses pengembangan, pertarungan melawan Heartless raksasa mengingatkan saya pada pertempuran Eikon di Final Fantasy XVI, dan saya sangat menanti untuk melawan makhluk besar dalam pertarungan sinematik seperti itu.
Tapi sejak pengumuman itu, informasi yang muncul sangat terbatas. Tidak ada pemaparan mendalam tentang gameplay, tidak ada jendela rilis yang pasti, dan sangat sedikit update dari tim pengembang. Keheningan ini menciptakan jenis excitement yang kadang membangun hype, namun juga berisiko menunjukkan bahwa mungkin Square Enix menghadapi masalah internal dengan game ini, dan tidak ada cukup yang dapat ditunjukkan kepada publik.
Bayang-bayang Kingdom Hearts III
Mustahil untuk membahas Kingdom Hearts 4 tanpa melihat kembali ke Kingdom Hearts III. Game ini sangat dinanti-nanti dan menandakan akhir dari sebuah alur cerita yang panjang. Keceriaan menjelang rilisnya sangat terasa, terutama setelah memainkan dua game pertama bertahun-tahun sebelumnya. Itu adalah momen besar bagi para penggemar yang telah mengikuti seri ini sekian lama. Meskipun game ini sukses, ada banyak kekurangan.
Kingdom Hearts III menawarkan gameplay yang kuat dan visual yang mengesankan; namun, penerimaan terhadap ceritanya lebih beragam. Banyak pemain merasa bahwa pacing cerita dan hasilnya sangat mengecewakan jika dibandingkan dengan game sebelumnya. Kompleksitas yang dulu membuat seri ini menarik malah membuatnya terlalu berat bagi sebagian orang. Saya menikmati beberapa bagian ceritanya, tapi juga merasa bahwa beberapa momen tidak seimpact yang seharusnya. Banyak plot yang terasa tidak masuk akal.
Konteks tersebut membuat keheningan seputar Kingdom Hearts 4 semakin mengkhawatirkan. Sebuah sekuel punya kesempatan untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut dan menyempurnakan pendekatan bercerita. Namun, tanpa update, sulit untuk mengetahui apakah pelajaran itu sudah dipelajari. Saya ingin percaya bahwa Square Enix meluangkan waktu untuk merampungkan semua ini, tapi kurangnya komunikasi membuat keraguan muncul. Jika seri ini mengalami masalah cerita lain seperti Kingdom Hearts III, rasanya tidak mungkin kita akan melihatnya berlanjut.
Keheningan Square Enix tentang Kingdom Hearts adalah Pedang Bermata Dua
Meski Kingdom Hearts III menuai berbagai reaksi, seri ini tetap menjadi salah satu yang paling besar dan terbaik dari Square Enix. Walaupun tanpa informasi baru, Kingdom Hearts 4 tetap menciptakan perbincangan dan spekulasi. Para penggemar menganalisis setiap aspek dari trailer, berusaha menemukan rahasia yang mungkin disembunyikan Square Enix. Kingdom Hearts memiliki daya tarik yang langka, sehingga menghasilkan hype dan antisipasi yang tinggi, meski minim informasi.
Namun, keheningan ini hanya bisa membawa excitement hingga batas tertentu. Pada akhirnya, pemain ingin melihat kemajuan. Mereka ingin tahu bagaimana gameplay-nya, apa fokus ceritanya, dan bagaimana game ini akan memperbaiki dari entry sebelumnya, terutama dalam hal narasi. Tanpa informasi itu, antisipasi bisa berubah menjadi ketidakpastian. Misteri seputar game ini sangat menarik sekaligus membuat frustrasi.
This is a critical moment untuk Square Enix. Mereka punya kesempatan untuk membangun kembali kepercayaan dan menghadirkan game yang memenuhi ekspektasi penggemar lama sekaligus menyambut pemain baru. Kingdom Hearts 4 memiliki potensi untuk itu, tapi harus menunjukkan lebih banyak agar keraguan bisa diatasi. Untuk saat ini, yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu. Saya tetap percaya dengan potensi seri ini, dan berharap saat Kingdom Hearts 4 akhirnya muncul kembali, itu akan sepadan dengan penantian.


