Tommy Lee baru saja merilis Tommyland Rides Again melalui BMG – sebuah versi baru dari album solonya yang dirilis tahun 2005, Tommyland: The Ride. Ini jadi pertama kalinya album tersebut tersedia di platform streaming digital.
Versi yang terbaru ini dibawa kembali dengan sentuhan remix oleh Lee sendiri bersama kolaboratornya, Smiley Sean, di studio Dolby Atmos miliknya di Los Angeles. Selain itu, proyek ini juga bisa dinikmati dalam format Dolby Atmos yang imersif.
Lee berbagi cerita mengapa ia memutuskan untuk menghidupkan kembali album ini. “Beberapa tahun yang lalu, anak-anak saya bilang, ‘Ayah, kamu harus merilis ini lagi,’ karena sudah 20 tahun sejak pertama kali keluar,” ujarnya saat diwawancarai oleh Billboard. “Awalnya saya tidak terlalu memikirkan hal itu, tapi setelah studio baru saya selesai dibangun, saya berpikir, ‘Saya ingin remix beberapa karya saya’ — salah satunya adalah Tommyland: The Ride, untuk merayakan anniversarnya.”
Lee melanjutkan, “Jadi, saya belajar prosesnya, dan sekali kamu mendengar Dolby Atmos, rasanya bikin ngiler. Saya tidak akan pernah kembali ke stereo biasa. Sekarang kami semakin mendalami dan saya remix semuanya.” Rilisan kali ini juga dilengkapi dengan track bonus baru berjudul “Stupid World” yang menampilkan penyanyi alt-rock sekaligus mantan skateboarder profesional, Chad Tepper, lengkap dengan video musiknya.
Untuk format fisik, antara lain CD dan untuk pertama kalinya, vinyl, akan dirilis pada 18 September.
“Setiap kali saya berkreasi sendiri tanpa Mötley Crüe, rasanya seperti anak kecil main di pasir,” ungkap Lee. “Hanya kamu sendiri, dan kamu punya kebebasan untuk berbuat apa saja yang bikin semangat.”
Ia lalu menggambarkan artwork album, “Cover-nya mengungkapkan segalanya; bisa dibilang seperti roller coaster yang masuk ke telinga saya, membawa semua gaya musik saya yang gila dan eklektik. Itulah yang selalu ada.”
Album asli Tommyland: The Ride, yang dirilis secara independen pada Agustus 2005, pernah menduduki peringkat ke-62 di Billboard 200 dan menghasilkan single utama “Good Times” yang menampilkan Butch Walker, yang mencapai posisi No. 95 di Billboard Hot 100 dan menjadi lagu tema bagi reality show Lee di NBC, Tommy Lee Goes to College.
Album ini juga merupakan bagian dari peluncuran multimedia ambisius yang mencakup autobiografi Lee dengan judul yang sama. Meski performanya di tangga lagu tidak terlalu mencolok, album ini menggandeng banyak kolaborator berbakat dari genre rock, pop, dan punk — sebut saja Chad Kroeger dari Nickelback, Joel Madden dari Good Charlotte, Nick Carter dari Backstreet Boys, Deryck Whibley dari Sum 41, Dave Navarro dari Jane’s Addiction, Andrew McMahon, dan Butch Walker.
Dua puluh tahun kemudian, Lee merasa teknologi Dolby Atmos yang ada di studionya membuatnya tak bisa menolak untuk kembali mengulas album tersebut. “Artwork-nya mengajak kamu untuk merasakan perjalanan ke dunia musik saya yang unik dan mengalami kehidupan baru album ini setelah 20 tahun,” katanya. “Dan semuanya dalam Dolby Atmos.”
Rilisan ini datang bertepatan dengan kembalinya Lee ke panggung bersama Mötley Crüe untuk tur The Return of the Carnival of Sins musim panas ini, memperingati 20 tahun konser awal 2005 dan ulang tahun ke-45 band tersebut. Mötley Crüe sendiri telah menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia dan punya bintang di Hollywood Walk of Fame.



