Andrew Jenkins, Presiden Universal Music Publishing Group untuk Australia dan kawasan Asia Pasifik, akan meninggalkan jabatannya pada 1 Juli setelah hampir dua dekade berkontribusi. Kabar ini diumumkan oleh UMPG pada Senin, 1 Juni.
Jenkins memulai kariernya di BMG Music Publishing International pada 1993 sebagai Wakil Presiden, lalu naik jabatan menjadi Presiden pada tahun 2005. Ketika Universal Music Publishing Group mengakuisisi BMG Music Publishing pada tahun 2006, Jenkins terus berperan dalam posisi kepemimpinan tinggi di perusahaan tersebut.
Selama masa jabatannya, Jenkins mengawasi operasi penerbitan UMPG dan tim kreatif di Australia, Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Ia juga berperan penting dalam memperluas kehadiran perusahaan di kawasan tersebut, serta menjembatani kesepakatan lisensi digital multi-teritorial dengan SACEM dan APRA — dua perjanjian yang berdampak besar pada lisensi digital di area ini.
Sebelum terjun ke dunia penerbitan, Jenkins sudah mengakrabkan diri dengan industri musik sejak di PolyGram di U.K. pada tahun 1981. Ia juga pernah menjabat sebagai General Manager dan Senior Director di Polydor Records. Selama karier gemilangnya, Jenkins berkelana bersama, menandatangani, dan membina hubungan dengan deretan artis dan penulis lagu ternama seperti Bee Gees, The Cure, Alanis Morissette, Pete Townshend, Robert Plant, Van Morrison, Guy Sebastian, dan Tom Waits.
Di luar perannya di perusahaan, Jenkins juga memegang posisi kepemimpinan penting di industri musik — menjadi Ketua International Confederation of Music Publishers (ICMP), anggota dewan pendiri International Music Publishers Association (IMPA), serta anggota dewan di APRA, AMCOS, dan AMPAL yang berbasis di Australia.
Jody Gerson, Ketua dan CEO UMPG, memberikan penghormatan kepada Jenkins dalam sebuah pernyataan. “Andrew adalah pemimpin, rekan, dan teman yang luar biasa,” ungkapnya. “Dedikasinya kepada penulis lagu dan artis, serta kepemimpinannya di Australia dan kawasan Pasifik, telah memberikan dampak yang mendalam bagi perusahaan kami dan komunitas kreatif di seluruh kawasan.”
Dalam pernyataannya sendiri, Jenkins mencurahkan rasa syukurnya atas perjalanan yang telah dilalui. “Saya sangat kagum dengan kejeniusan kalian dan berterima kasih atas persahabatan ini,” katanya kepada para kolaborator dan rekan-rekannya. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Sampai jumpa lagi, terima kasih semuanya.”
Sampai saat ini, penerus Jenkins masih belum diumumkan.


