Seorang penyanyi tengah berusaha meraih kembali mimpinya setelah mengalami masa-masa sulit secara finansial.
Penyanyi asal Taiwan, Chen Fanqi, baru saja menandatangani kontrak dengan label untuk merilis mini album pertamanya berjudul When It Is Time To Leave. Namun, setelah itu, dia seolah menghilang dari dunia musik. Chen mengungkapkan bahwa masa pandemi COVID-19 membuatnya sulit mencari pekerjaan.
Saat ibunya tidak bisa bekerja karena sakit parah dan kelumpuhan, Chen terpaksa mengambil langkah berani menuju industri dewasa demi menghidupi keluarga. Di tahun 2021, saat isu tentang pekerjaannya sebagai aktor AV mulai ramai dibicarakan secara online, dia pun bersedia mengonfirmasi bahwa dia terjun ke pekerjaan tersebut pada tahun 2020.
Selama berkarir di dunia akting dewasa, Chen cukup terkenal, bahkan ia mengaku telah membintangi lebih dari 300 video. Namun, meski orang-orang mengenalnya, pekerjaan tersebut tidak mendatangkan kekayaan yang signifikan. Setelah ditambah dengan biaya pengobatan ibunya, dia menyatakan bahwa hasil yang didapatkan sangat sedikit.
Pada tahun 2022, Chen meninggalkan industri tersebut dan beralih ke pekerjaan paruh waktu. Dan kini, di tahun 2024, dia merilis album penuh yang bertajuk Fu Dongsheng, sebuah langkah baru setelah mengumpulkan lebih dari 30.000 USD dari pekerjaan yang dilakoni.
Bulan ini, dia kembali merilis album berjudul Homecoming di bawah nama barunya, Fu Dongsheng, membuktikan bahwa dia tidak akan pernah menyerah dalam mengejar impian.
Sepertinya, Chen akan terus berjuang demi meraih cita-citanya!

