[MILAN] Eni dari Italia dan Petronas dari Malaysia baru saja mengumumkan pembentukan Searah, sebuah joint venture 50-50 yang akan menggabungkan bisnis energi utama di Indonesia dan Malaysia. Pengumuman ini disampaikan pada hari Senin (8 Juni).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi ‘satellite strategy’ yang diusung Eni, di mana mereka akan memisahkan aset-aset tertentu dan mengembangkan mereka secara terpisah dengan dukungan mitra.
Searah akan memulai produksinya dengan basis awal lebih dari 300.000 barel setara minyak per hari (boe/d) dan memiliki target untuk mencapai lebih dari 500.000 boe/d dalam produksi berkelanjutan dalam waktu tiga tahun ke depan, sesuai dengan pernyataan bersama yang dikeluarkan.
Perusahaan ini akan memiliki portofolio yang mencakup 19 aset penghasil gas dan pengembangan, terdiri dari 14 aset di Indonesia dan lima di Malaysia.
“Searah adalah entitas baru yang kuat di Asia Tenggara, menggabungkan keahlian kami dengan Petronas untuk mendukung pengembangan sumber daya energi di Indonesia dan Malaysia, dengan komitmen yang kuat terhadap perlindungan lingkungan dan pertumbuhan lokal,” ujar CEO Eni, Claudio Descalzi.



