Di episode terbaru Outlander, kita disuguhkan dengan momen paling emosional dari seluruh series. Di season 8, episode 8, Brianna Fraser (Sophie Skelton) akhirnya menyadari betapa banyaknya pengorbanan yang mungkin telah dilakukan Frank Randall (Tobias Menzies) agar dia dapat kembali bertemu dengan ayahnya, Jamie Fraser (Sam Heughan). Episode ini memberikan sudut pandang baru tentang Frank, baik dari kacamata penonton maupun karakter lainnya. Banyak dari tindakan Frank selama ini ternyata merupakan bagian dari rencana besar untuk mempersiapkan Brianna menghadapi masa depan.
Dalam episode tersebut, Jamie menemukan sebuah buku yang ditinggalkan oleh Frank yang ternyata ditujukan untuk Brianna. Ini menunjukkan bahwa Frank mungkin sudah tahu, atau setidaknya menduga, bahwa putrinya suatu hari akan melakukan perjalanan waktu. Ini juga mengisyaratkan bahwa Frank sengaja memberikan Brianna alat dan keterampilan yang dia butuhkan untuk menghadapi kehidupan di abad ke-18 dan membantu menyelamatkan Jamie.
Dalam sebuah wawancara dengan Tatiana Hullender dari ScreenRant, Skelton menjelaskan situasi tersebut. Menurutnya, Brianna cukup cerdas untuk menyadari bahwa pelajaran yang dia terima tentang berkuda, menembak, dan bentuk pertahanan diri lainnya bukanlah kebetulan. Dia percaya bahwa semua pelajaran itu ternyata ditujukan untuk membantunya bertahan hidup. Dan keterampilan yang diberikan Frank bisa jadi adalah hal terhebat yang pernah dilakukan untuknya.
Skelton menjelaskan bahwa Brianna mungkin mulai menghubungkan titik-titik ketika dia melakukan perjalanan kembali dalam waktu dan menemukan bukti dari penelitian Frank. Informasi tersebut mengungkapkan penyelidikan Frank tentang kebakaran bersejarah yang melibatkan Jamie dan Claire (Caitríona Balfe), serta tahun-tahun yang dihabiskannya mengajarinya.
“Saya rasa begitu Brianna kembali ke masa lalu untuk mencari Jamie dan menyadari bahwa Frank telah melakukan penelitian ini, serta artikel tentang kebakaran itu, dia pasti yang cukup cerdas untuk menyadari bahwa semua yang diajarkan Frank kepada mereka tentang berkuda dan menembak adalah persiapan,” ujar Skelton. “Itu adalah pengorbanan cinta yang terbesar dari Frank, mengatakan, ‘Saya akan menyingkirkan kepentingan saya dan memastikan kamu aman untuk mencari ayahmu yang sesungguhnya.’ Jadi, untuk Brianna, fakta bahwa dia tidak tahu buku itu ditujukan untuknya, bisa dimengerti.”
Skelton juga menambahkan bahwa Brianna mungkin enggan untuk membaca dan menyelesaikan buku itu terlalu cepat karena itu adalah satu-satunya jembatan yang tersisa untuk Frank, pria yang membesarkannya. Dia berpendapat bahwa karakternya ragu untuk membacanya secara keseluruhan karena itu bisa membuatnya merasa seolah-olah melepaskan satu-satunya bagian tersisa dari Frank, seolah-olah membandingkannya dengan surat-surat antara Claire dan Jamie.
Menurut Skelton, buku itu juga bertindak sebagai jembatan antara Frank dan ayah biologisnya. Tindakan ini mungkin sangat berarti bagi Brianna karena dia telah menghabiskan banyak waktu dalam hidupnya mencoba menyeimbangkan hubungan dengan dua ayah. Situasi ini memberikan Brianna banyak ketenangan dan kedamaian.
“Mungkin seperti dengan surat-surat Claire dan Jamie, dia tidak ingin menyelesaikan buku itu terlalu cepat karena mungkin itu adalah satu-satunya bagian terakhir dari Frank yang tersisa,” tambah Skelton. “Dan saya rasa jika dia sempat membaca halaman pertama yang bertuliskan ‘Dead eye’, dia pasti tahu itu ditujukan untuknya dan akan membacanya sampai tuntas.”
Di salah satu adegan, Brianna menyebut Frank sebagai “ayah,” dan reaksi Jamie lebih menenangkan daripada merasa terluka atau defensif. Tatapan mereka satu sama lain bisa diartikan sebagai pesan diam yang menyatakan bahwa tak apa-apa bagi Brianna untuk terus menghormati Frank sebagai ayahnya.
Episode baru dari Outlander season 8 dirilis setiap hari Jumat di aplikasi dan layanan streaming STARZ.


