Sambil menunggu kabar tentang chapter berikutnya dari trilogi film Demon Slayer: Infinity Castle, Ufotable sudah beralih perhatian ke proyek lain yang juga ditunggu-tunggu. Studio yang terkenal dengan produksi anime yang memukau secara visual ini sedang bersiap untuk memperkenalkan tampilan terbaru dari Witch on the Holy Night, adaptasi film dari visual novel terkenal oleh Type-Moon.
Waktu rilisnya sangat strategis, menurut ComicBook. Demon Slayer: Infinity Castle telah mencapai kesuksesan yang luar biasa, hampir menyentuh $800 juta di box office global, menjadikannya salah satu film anime paling sukses yang pernah ada. Walaupun sudah dikonfirmasi bahwa dua film tambahan dari Infinity Castle sedang dalam pengembangan, showcase publik utama Ufotable selanjutnya akan berfokus pada cerita supernatural yang sangat berbeda.
Anime Expo Akan Menawarkan Tampilan Baru untuk Film Selanjutnya dari Ufotable
Perayaan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle di Anime Expo awalnya diharapkan banyak penggemar bisa memberikan petunjuk tentang film sekuel. Namun, detail yang dirilis untuk acara tersebut menunjukkan bahwa perayaan ini lebih kepada merayakan kesuksesan blockbuster yang ada, dengan anggotanya membahas pencapaian film ketimbang proyek yang mendatang.
Yang menarik perhatian adalah pernyataan singkat namun menggugah dari Ufotable. Mereka mengonfirmasi bahwa pengunjung akan mendapatkan kesempatan untuk melihat rekaman terbaru dari proyek teater teranyar mereka. Meskipun pengumuman itu tidak menyebut nama film secara eksplisit, semua tanda menunjuk pada Witch on the Holy Night, yang merupakan film besar selanjutnya dari Ufotable yang masih menunggu tanggal rilis.
Ini menjadi salah satu pembaruan paling signifikan tentang proyek tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Ufotable pertama kali mengumumkan adaptasi ini beberapa tahun lalu, tetapi informasi tentangnya tetap terbatas. Dengan Anime Expo yang akan berlangsung bulan depan, penggemar akhirnya punya harapan untuk melihat rekaman baru yang mungkin akan memberikan gambaran lebih dalam tentang arah visual film, adegan aksi, dan kemajuan produksi secara keseluruhan.
Mengapa Witch on the Holy Night Bisa Menjadi Hit Besar Ufotable
Dirilis pada tahun 2012, Witch on the Holy Night (dikenal di Jepang sebagai Mahoutsukai no Yoru) adalah visual novel dari Type-Moon, perusahaan yang terkenal dengan franchise Fate dan Tsukihime. Ceritanya mengikuti Aoko Aozaki, seorang penyihir muda yang hidupnya terjalin dengan peristiwa supernatural yang misterius dan kekuatan magis yang kuat.
Bagi para penggemar lama Type-Moon, salah satu aspek paling menarik dari adaptasi ini adalah kembalinya para pengisi suara yang terhubung dengan rilis awal. Ufotable telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menerjemahkan dunia kompleks milik Type-Moon menjadi animasi, terutama melalui karyanya pada berbagai proyek Fate. Pengalaman tersebut menciptakan ekspektasi tinggi bagi usaha terbaru studio ini.
Meskipun Witch on the Holy Night mungkin tidak sepopuler Demon Slayer, banyak penonton percaya bahwa film ini bisa bersaing dalam kualitas animasi. Gambar promosi yang baru dirilis sudah menunjukkan efek pencahayaan yang rumit, energi magis, dan detail sinematik yang menjadi ciri khas Ufotable. Jika rekaman mendatang sesuai dengan janji ini, film ini bisa jadi salah satu produksi visual yang paling ambisius dari studio sampai saat ini.
Proyek ini juga melambangkan langkah penting dalam masa depan anime Ufotable di luar Demon Slayer. Dengan studio sudah berkomitmen untuk mengadaptasi Genshin Impact dan menyelesaikan cerita Tanjiro, Witch on the Holy Night bisa membantu mendefinisikan era berikutnya dari ambisi pembuatan film mereka. Untuk saat ini, pengunjung Anime Expo tampaknya akan mendapatkan pandangan pertama yang substansial dari film yang sudah lama dinanti ini.



