Beranda Tech CISA Beri Deadline Dua Minggu untuk Perbaikan Eksploitasi Zero-Day Microsoft Defender BlueHammer pada Agensi Pemerintah AS!
Tech

CISA Beri Deadline Dua Minggu untuk Perbaikan Eksploitasi Zero-Day Microsoft Defender BlueHammer pada Agensi Pemerintah AS!

Bagikan
CISA Beri Deadline Dua Minggu untuk Perbaikan Eksploitasi Zero-Day Microsoft Defender BlueHammer pada Agensi Pemerintah AS!
Bagikan

  • CISA menambahkan BlueHammer, celah eskalasi hak istimewa Microsoft Defender, ke dalam katalog Kerentanan yang Dikenal Dieksploitasi.
  • Agensi federal memiliki batas waktu hingga 6 Mei untuk memperbaiki atau menghentikan penggunaan, karena para peneliti mengonfirmasi adanya eksploitasi aktif di alam.
  • Pembocoran ini berasal dari “Chaotic Eclipse,” yang juga mengungkapkan dua celah zero-day Defender lainnya, dengan Huntress Labs mengaitkan upaya eksploitasi dengan infrastruktur global yang mencurigakan.

Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur AS (CISA) baru saja menambahkan BlueHammer ke dalam katalog kerentanan yang diketahui dieksploitasi (KEV). Kabar ini bikin heboh karena pemerintah federal harus cepat-cepat memperbaiki atau menghentikan penggunaan perangkat lunak rentan ini dalam waktu dua minggu!

BlueHammer digambarkan sebagai celah di Microsoft Defender yang menyebabkan “kontrol akses yang tidak memadai,” sehingga memungkinkan penyerang yang tidak berwenang untuk meningkatkan hak aksesnya secara lokal. Kerentanan ini, yang dilacak dengan kode CVE-2026-33825, mendapatkan skor keparahan 7.8 dari 10, yang menunjukkan betapa seriusnya potensi ancaman ini.

Baca juga  Mengapa Raksasa Bisnis Dunia Beralih ke Sovereign AI: Temukan Inovasi yang Mengubah Permainan!

Penemuan celah ini pertama kali diungkapkan awal April lalu oleh seorang peneliti keamanan bernama “Chaotic Eclipse.” Mereka membagikan informasi tersebut melalui blog, menandai celah ini sebagai zero-day karena ketidakpuasan terhadap cara Microsoft menangani pengungkapan kerentanan.

RedSun dan unDefend

“Saya tidak sedang menipu Microsoft dan saya akan melakukannya lagi,” kata Chaotic Eclipse sambil membagikan repositori GitHub untuk BlueHammer.

Respons dari Microsoft datang dengan tegas. Mereka menyatakan bahwa perusahaan memiliki “komitmen untuk menyelidiki isu keamanan yang dilaporkan dan memperbarui perangkat yang terdampak agar pelanggan terlindungi secepat mungkin.”

“Kami juga mendukung pengungkapan kerentanan yang terkoordinasi, praktik yang banyak diadopsi industri untuk memastikan masalah ditangani secara hati-hati sebelum pengungkapan publik, menguntungkan perlindungan pelanggan dan komunitas riset keamanan,” tambah Microsoft.

Namun, seminggu setelahnya, peneliti yang sama mengungkap celah zero-day lainnya di Microsoft Defender, bernama RedSun. Celah ini memungkinkan aktor jahat untuk mendapatkan hak akses SYSTEM di versi terbaru Windows 10, Windows 11, dan Windows Server saat Defender diaktifkan.

Baca juga  Kesuksesan BTS dengan 'SWIM': Melesat ke Puncak Chart Pop Radio Billboard dan Bertahan di Global 200 Selama 4 Minggu!

Mereka juga merilis celah ketiga yang dinamakan unDefend, yang bisa dieksploitasi oleh pengguna biasa untuk menghentikan pembaruan definisi Defender.

Ketika CISA menambahkan kerentanan ke KEV, itu artinya sudah ada bukti bahwa celah tersebut sedang aktif dieksploitasi di luar sana. Semua agensi FCEB diharapkan bisa memperbaiki kerentanan ini sebelum 6 Mei mendatang.

Sementara itu, para peneliti keamanan dari Huntress Labs melaporkan bahwa mereka telah melihat aktor jahat memanfaatkan celah ini di dunia nyata.

“Aktivitas ini tampaknya jadi bagian dari intrusi yang lebih luas, bukan sekadar uji coba bukti konsep (PoC) yang terpisah,” kata perusahaan keamanan siber tersebut. “Huntress mengidentifikasi akses VPN SSL FortiGate yang mencurigakan terhubung dengan lingkungan yang terdampak, termasuk alamat IP sumber yang terlokalisasi di Rusia, dengan infrastruktur mencurigakan lainnya yang terdeteksi di wilayah lain.”

Melalui BleepingComputer


Fana – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
Startup asal Taiwan bikin heboh industri AI dengan akselerator low-power berbasis chip lawas dan dukung 700 miliar parameter!
Tech

Startup asal Taiwan bikin heboh industri AI dengan akselerator low-power berbasis chip lawas dan dukung 700 miliar parameter!

Ada kabar menarik dari dunia teknologi yang bikin kita semua terkesima! Perusahaan...

Waspada! Pengguna Smartphone Terlalu Percaya Diri dengan Alat Gratis, Abaikan Risiko Keamanan dan Lewatkan Perlindungan Berbayar!
Tech

Waspada! Pengguna Smartphone Terlalu Percaya Diri dengan Alat Gratis, Abaikan Risiko Keamanan dan Lewatkan Perlindungan Berbayar!

Penggunaan smartphone kini mengalahkan komputer bagi kebanyakan orang, terutama di AS. Sayangnya,...

Akhirnya! ICANN Buka Pendaftaran Domain Kustom setelah 14 Tahun - Miliki Bagian Sendiri dari Internet!
Tech

Akhirnya! ICANN Buka Pendaftaran Domain Kustom setelah 14 Tahun – Miliki Bagian Sendiri dari Internet!

ICANN Buka Pendaftaran Domain Tingkat Atas Baru Setelah 14 Tahun Internet Corporation...

Peneliti Temukan Struktur Tersembunyi di Bawah Tanah AS yang Bisa Memperburuk Badai Matahari dan Krisis Jaringan Listrik di Masa Depan!
Tech

Peneliti Temukan Struktur Tersembunyi di Bawah Tanah AS yang Bisa Memperburuk Badai Matahari dan Krisis Jaringan Listrik di Masa Depan!

Batu Tua Bawah Tanah Bisa Tingkatkan Kerusakan Badai Matahari di Amerika Timur...