Hari ini adalah Hari Sandi Sedunia, dan meski banyak orang berpikir bahwa sandi sudah ketinggalan zaman, kenyataannya kita masih sangat bergantung pada sandi untuk keamanan akun kita. Meskipun peralihan ke metode baru seperti passkey sedang dibicarakan, kita belum sepenuhnya melompat ke era itu. Jadi, demi menjaga keamanan akun kamu, berikut adalah lima tips jitu untuk memilih sandi yang baik.
1. Kompleks tidak selalu berarti aman
Banyak dari kita mungkin sudah terbiasa menggunakan sandi yang sangat kompleks, dengan tanda baca dan karakter yang sulit diingat. Namun, kompleksitas tidak selalu berkorelasi dengan keamanan yang lebih tinggi. Faktanya, sandi yang lebih panjang lebih aman dibandingkan dengan sandi yang pendek namun rumit. Saat ini, peretasan sandi dengan metode brute-force bisa dilakukan oleh komputer yang akan mencoba berbagai kombinasi. Jadi, semakin panjang sandinya, semakin banyak kombinasi yang harus ditebak. Sandi yang terdiri dari 15 karakter atau lebih sangat dianjurkan untuk masa depan.
2. Gabungkan kata-kata acak
Salah satu cara paling efektif untuk membuat sandi yang aman adalah dengan menggabungkan kata-kata acak. Misalnya, “kaset lava bayi” yang terdiri dari 18 karakter bisa bertahan dari sekitar 29 kuadriliun tebakan jika hanya menggunakan huruf kecil. Coba cari beberapa kata dalam kamus atau bahkan pilih beberapa hal yang kamu suka. Jadikan itu sandi kamu, dan boom! Sandi yang mudah diingat sekaligus kuat sudah ada.
3. Karakter khusus tidak selalu aman
Meskipun karakter khusus bisa menambah tingkat kompleksitas, mereka dapat menciptakan pola yang bisa diprediksi. Misalnya, sering kali orang mengganti karakter biasa dengan karakter khusus dengan cara yang mudah dikenali, seperti mengganti ‘S’ dengan ‘$’ atau ‘A’ dengan ‘@’. Jadi, penting untuk menyebar karakter khusus di tempat yang tidak terduga untuk meningkatkan keamanan.
4. Perubahan sandi yang dipaksakan dapat menyebabkan kelelahan
Beberapa organisasi mengharuskan karyawan untuk mengganti sandi setiap 90 hari, yang bisa mendorong kebiasaan buruk. Ketika dipaksa mengubah sandi, sering kali orang hanya mengubah angka di akhir atau berganti dari satu hari ke hari lainnya, seperti dari ‘Senin1234’ ke ‘Selasa1234’. Hal ini membuat sandi lebih mudah ditebak. Sandi seharusnya unik, dan lembaga sebaiknya hanya meminta perubahan bila benar-benar ada bukti pelanggaran keamanan.
5. Gunakan autentikator selalu
Jika memungkinkan, gunakan autentikator untuk mengamankan akunmu. Metode ini memberikan lapisan tambahan pada keamanan. Meskipun seseorang memiliki kombinasi sandi dan nama pengguna kamu, tanpa autentikator, mereka tidak bisa mengakses akun. Otentikasi bisa datang dalam bentuk kode yang dikirim ke ponsel, token keamanan fisik, atau pemindaian biometrik. Dengan menggunakan autentikasi multi-faktor, akunmu jadi jauh lebih aman.
Tips Utama
Jadi, berikut adalah tips kunci untuk membuat sandi yang aman:
- Gunakan setidaknya 15 karakter.
- Pilih kombinasi kata-kata acak.
- Jangan gunakan karakter khusus dengan cara yang bisa diprediksi.
- Selalu gunakan sandi yang unik.
- Gunakan autentikator jika memungkinkan.
- Manajer sandi adalah alat yang hebat untuk mengelola dan menyimpan sandi dengan aman.
- Beberapa ini juga menawarkan pemantauan di dark web untuk memeriksa pelanggaran.
- Lakukan audit pada kredensialmu sendiri dan hapus akun-akun yang tidak terpakai.
- Selalu perbarui dengan panduan terbaru dari NIST.
Dengan mengikuti tips-tips ini, kita bisa berkontribusi untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman. Sebagai peringatan Hari Sandi Sedunia, yuk tingkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber dan jaga identitas digital kamu.

