Beranda Tech Website Kini Gunakan Teknik FROST untuk Mengintip Aktivitas Pengguna Melalui SSD!
Tech

Website Kini Gunakan Teknik FROST untuk Mengintip Aktivitas Pengguna Melalui SSD!

Bagikan
Website Kini Gunakan Teknik FROST untuk Mengintip Aktivitas Pengguna Melalui SSD!
Bagikan

Para peneliti dari Universitas Teknologi Graz di Austria baru saja memperkenalkan metode pengintaian baru yang diberi nama FROST. Dalam laporan terbaru mereka yang bertajuk “FROST: Fingerprinting Remotely using OPFS-based SSD Timing,” mereka mengungkap bahwa ada cara untuk memantau aktivitas pengguna langsung melalui browser. Yup, ini bukan hanya sekadar isu teknologi biasa, tapi juga hal yang bikin kita harus lebih waspada saat berselancar di dunia maya.

Jadi, FROST ini merupakan teknik serangan side-channel jarak jauh yang memanfaatkan fitur standar di browser yang dikenal dengan sebutan Origin Private File System (OPFS). Serangan side-channel pada dasarnya adalah cara mencuri informasi dengan mengukur efek samping fisik, seperti seberapa lama suatu aksi berlangsung atau berapa banyak daya yang dipakai. Dalam hal ini, para peneliti mengamati kecepatan akses solid-state drive (SSD) untuk melacak situs web yang dikunjungi dan aplikasi desktop yang dibuka oleh pengguna.

Menurut laporan tersebut, “Browser web telah berkembang dari sekadar penampil dokumen menjadi platform kompleks yang mampu menjalankan aplikasi canggih.” Banyak perusahaan besar seperti Google, Microsoft, dan Adobe sudah mengembangkan suite perkantoran, editor foto dan video, bahkan lingkungan pengembangan terintegrasi (IDE) yang sepenuhnya berjalan di browser.

Fana – Inline Article Ads
Baca juga  Mini PC Perancis Ini Hadir dengan Daya Intel Setara Workstation dalam Desain Aluminium Kecil, Harganya Hampir €2.000!

Kendati memiliki kemampuan yang canggih, fitur-fitur ini juga memperluas permukaan serangan browser, yang berarti potensi kerentanan baru juga meningkat. Namun, serangan ini tidak tanpa batasan. Contohnya, serangan ini hanya berfungsi jika aktivitas pengguna dan browser diteliti di SSD yang sama. Selain itu, untuk menghindari cache memori komputer, penyerang harus membuat file yang sangat besar, yang dapat menghabiskan ruang disk yang tersedia secara signifikan.

Browser seperti Firefox pun punya batasan, di mana penyimpanan per situs hanya dibatasi hingga 10GB, sehingga mempersulit pelaksanaan serangan ini. Penyerang juga tidak bisa melakukan pengukuran yang cepat, karena file besar tersebut harus dihapus dari cache memori sistem lebih dulu. Jadi, jika seorang pengguna menjalankan perangkat lunak yang sepenuhnya memindahkan profil browser ke RAM, maka serangan tanpa interaksi ini akan berhasil terblokir.

Namun, jika Anda merasa ada yang mungkin menggunakan FROST untuk mengintai Anda, ada solusi sederhana: cukup buka satu tab saja di browser Anda. Hal ini bisa mengurangi risiko Anda terkena pengintaian melalui metode ini.

Arte7Travel – Inline Article Ads
Baca juga  Ulasan SAP SuccessFactors: Solusi HR Cloud yang Kuat namun Butuh Waktu untuk Kuasai!
Arte7Travel – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
UK Larang Media Sosial untuk di Bawah 16 Tahun — Simak Berita Terbaru dan Dampaknya untuk Snapchat, TikTok, Instagram, dan Lainnya!
Tech

UK Larang Media Sosial untuk di Bawah 16 Tahun — Simak Berita Terbaru dan Dampaknya untuk Snapchat, TikTok, Instagram, dan Lainnya!

Pemerintah Inggris baru saja mengumumkan sebuah kebijakan yang cukup kontroversial: larangan penggunaan...

Telepon Pintar: Mata-Mata Terhebat di Planet Ini, Kata John McAfee!
Tech

Telepon Pintar: Mata-Mata Terhebat di Planet Ini, Kata John McAfee!

Mulai dari mana dengan John McAfee? Nama ini mungkin lebih dikenal sebagai...

Banjir Investasi: Pembangunan Pusat Data AI di Daerah Krisis Drought AS Memicu Pertanyaan Serius tentang Pasokan Air dan Energi!
Tech

Banjir Investasi: Pembangunan Pusat Data AI di Daerah Krisis Drought AS Memicu Pertanyaan Serius tentang Pasokan Air dan Energi!

Di tengah teriknya kekeringan yang melanda, dunia pembangunan data center AI di...

Hackers Gunakan Video TikTok ‘Gratis Spotify Premium’ untuk Sebarkan Malware dan Curi Password!
Tech

Hackers Gunakan Video TikTok ‘Gratis Spotify Premium’ untuk Sebarkan Malware dan Curi Password!

Hati-hati, pengguna media sosial! Laporan terbaru dari ReversingLabs mengungkapkan bahwa video-video yang...