Strategi dan Cerita yang Membentuk Pemimpin Masa Kini
[HANOI] Ketika Santhosh Mahendiran tiba di Vietnam dari Singapura di tengah pandemi Covid-19 pada tahun 2020, dia memasuki peran yang hampir tidak ada dalam lanskap perbankan di negara itu.
Techcombank, bank swasta terbesar ketiga di Vietnam berdasarkan total aset, mempekerjakan Santhosh untuk membangun operasi perbankan berbasis data dari nol. Ini menjadikannya salah satu kepala data dan analitik pertama di dunia perbankan Vietnam.
Santhosh, yang punya pengalaman menarik di industri perbankan dari Singapura, dihadapkan pada tantangan besar. Dengan kondisi perbankan di Vietnam yang saat itu baru mulai beradaptasi dengan era digital, tugasnya adalah membawa perubahan signifikan dengan memanfaatkan data dan teknologi. Melalui kepemimpinan, dia mulai mengarahkan fokus pada pemanfaatan set data lintas ekosistem dan model AI milik sendiri.
Kepemimpinan Santhosh bukan hanya tentang mengumpulkan data, melainkan bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional. “Data adalah aset yang luar biasa. Ketika kita bisa memahami pola perilaku nasabah, kita bisa menciptakan layanan yang lebih personal dan relevan,” ujarnya. Pendekatan ini sejalan dengan tren global yang semakin mengutamakan pengalaman pelanggan dalam industri keuangan.
Salah satu inisiatif yang menjadi fokus Santhosh adalah kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk fintech dan e-commerce. Dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber, dia berupaya menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk layanan keuangan. Hal ini menmungkinkan Techcombank untuk tidak hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga siap bersaing di kancah regional.
Dalam pandangannya, pengembangan model AI yang dikustomisasi juga menjadi kunci. Santhosh berupaya menciptakan model yang mampu memberikan prediksi akurat mengenai perilaku nasabah, sehingga Techcombank dapat menawarkan produk yang tepat pada waktu yang tepat. “Kita harus berpikir lebih dari sekadar angka. Apa yang dilakukan data dalam meningkatkan hubungan kita dengan nasabah adalah hal yang paling penting,” jelasnya.
Santai tetapi serius, Santhosh percaya bahwa data bukan hanya tentang angka-angka, melainkan juga tentang cerita yang bisa dituliskan dari data tersebut. Dengan pendekatan ini, dia berharap dapat membawa Techcombank ke era baru perbankan yang lebih cerdas, di mana keputusan diambil berdasarkan analisis yang mendalam dan akurat.
Keberanian untuk membuat langkah besar dalam dunia perbankan yang sedang bertransformasi ini membuat Santhosh menonjol sebagai sosok yang menginspirasi. Dia percaya, masa depan perbankan terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan memanfaatkan teknologi untuk memberikan nilai lebih kepada nasabah.
Kepemimpinannya di Techcombank menjadi contoh nyata bagaimana perbankan di Vietnam tidak lagi bisa berjalan di tempat. Santhosh menunjukkan bahwa dengan data dan teknologi, masa depan cerah menanti di depan mata.


