Beranda Game 20 Tahun Lalu, The Elder Scrolls Sukses Atasi Masalah Besar Dunia Terbuka, Tapi Kenapa Tak Bertahan?
Game

20 Tahun Lalu, The Elder Scrolls Sukses Atasi Masalah Besar Dunia Terbuka, Tapi Kenapa Tak Bertahan?

Bagikan
20 Tahun Lalu, The Elder Scrolls Sukses Atasi Masalah Besar Dunia Terbuka, Tapi Kenapa Tak Bertahan?
Bagikan

Genre open-world memang masih punya banyak masalah yang bikin frustrasi. Meski industri sudah berusaha mengatasi beberapa masalah klasik yang ada, seperti meninggalkan formula Ubisoft yang membosankan, masih ada beberapa isu yang sepertinya tidak kunjung memudar. Masalah-masalah ini bisa bervariasi, dari yang kecil sampai yang besar, dan bahkan kesalahan sekecil apapun bisa bikin genre ini terasa tidak memuaskan. Namun, ada satu masalah besar yang seharusnya sudah beres sejak 20 tahun lalu. Kenapa minimap, yang menjadi momok dalam genre open-world ini, masih ada, padahal salah satu seri terkenal seperti The Elder Scrolls sudah meninggalkannya sejak lama?

Minimap Itu Momok Di Game Open World

Minimap dalam game open-world, jujur aja, bikin kesal. Dalam game multiplayer atau pengalaman linier di mana minimap cuma dilihat sesekali, itu masih bisa diterima. Tapi dalam game open-world, minimap lebih jadi pengganggu daripada membantu. Ketika saya baru-baru ini bermain Crimson Desert, saya merasa tersesat. Alih-alih menikmati pemandangan sekitar yang luar biasa, saya malah terfokus pada lingkaran minimap yang datar dan kosong. Saking sibuknya dengan minimap, saya sampai tidak sadar ada keindahan di sekitar saya.

Baca juga  The Lord of the Rings: 5 Hal yang Masih Mencengangkan Tentang Gimli & Dwarf Lainnya!

Masalahnya bukan terletak pada cara developer menampilkan informasi. Minimaps sendiri bisa informatif, tapi yang jadi isu adalah penempatannya. Selalu ada di salah satu sudut layar, yang bikin mata mudah teralihkan ke situ. Akibatnya, pemandangan lain jadi terabaikan dan tidak dianggap penting. Kita sebagai pemain jadi terbiasa mengandalkan minimap untuk mengetahui arah, padahal bisa saja game dirancang dengan lebih baik dengan menempatkan landmark yang recognizable.

Fana – Inline Article Ads

Contoh yang bagus adalah The Elder Scrolls. Bethesda menemukan cara yang lebih baik dengan menggunakan kompens horizontal. Dalam Skyrim, kompas ditempatkan di atas layar, yang bikin pemain lebih mudah melihat tujuan dan lokasi tanpa harus membuka peta. Ini bikin pengalaman game jadi lebih mengalir dan terasanya lebih hidup. Lalu kenapa lebih banyak developer tidak mengadopsi metode ini?

Minimap Masih Ada, Setidaknya Untuk Saat Ini

Mungkin tidak semua orang setuju dengan saya soal kompens horizontal. Kita sudah terbiasa melihat minimap, dan mereka memang lebih detail dalam menyajikan informasi. Minimaps menggambarkan topografi dan jarak dengan lebih baik, terutama di dunia yang sangat vertikal seperti di Crimson Desert. Walau bikin distract dan bisa mengalihkan perhatian dari keindahan dunia game, minimaps sudah jadi standar di banyak game open-world.

Baca juga  7 Lagu K-Pop yang Bikin Semangat di Musim Ini!

Namun, ada sejumlah game yang mulai menggunakan kompens horizontal, seperti Kingdom Come: Deliverance, Fallout, dan Elden Ring. Beberapa game seperti Ghost of Tsushima dan Death Stranding bahkan sudah menghilangkan minimaps dan kompens sama sekali. Ini menunjukkan bahwa meski minimaps masih umum, ada bagian dari industri yang mulai menjauh dari penggunaan minimap.

Fana – Inline Article Ads

Solusi terbaik sebenarnya adalah memiliki opsi hybrid, semacam minimap konteks yang hanya muncul saat dibutuhkan, atau memberi pilihan antara minimap, kompas, atau bahkan tanpa keduanya. Tapi tentu saja, realisasinya bakal butuh lebih banyak waktu dan sumber daya. Meskipun begitu, dengan semakin meningkatnya perhatian pada aksesibilitas dan HUD yang dapat disesuaikan, semoga kedepannya kita bisa melihat pendekatan yang lebih inovatif dalam navigasi di dalam game, mirip seperti yang dilakukan The Elder Scrolls IV: Oblivion dua dekade lalu.

Fana – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
Samson Siap Mendarat di Konsol Musim Gugur Ini!
Game

Samson Siap Mendarat di Konsol Musim Gugur Ini!

Samson, game aksi-petualangan ala open-world yang digarap oleh pengembang Liquid Swords, kini...

5 Game Paling Indah Secara Artistik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Coba!
Game

5 Game Paling Indah Secara Artistik Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Coba!

Video game itu bukan sekadar hiburan, tapi juga sebuah karya seni yang...

Mengapa Epic Games Store Takkan Pernah Setara dengan Steam: Alasan di Balik Persaingan!
Game

Mengapa Epic Games Store Takkan Pernah Setara dengan Steam: Alasan di Balik Persaingan!

Epic Games Store sudah hampir berusia 10 tahun, diluncurkan pada tahun 2017....

Bethesda vs Rockstar: Siapa Yang Menang Dalam Pertarungan Game Open World Terbaik?
Game

Bethesda vs Rockstar: Siapa Yang Menang Dalam Pertarungan Game Open World Terbaik?

Sandbox open-world kini jadi salah satu elemen paling ikonik dalam gaming abad...