Dalam dunia Star Wars, banyak sosok yang telah membantu menjadikan galaksi yang jauh itu tidak hanya ikonik bagi para penggemar film, tetapi juga menjadi ikon budaya pop yang bertahan selama beberapa dekade. Kini, salah satu pahlawan penting di balik layar film ini telah berpulang. Marcia Lucas, editor film yang meraih Academy Award untuk pekerjaannya di Star Wars, meninggal dunia di usia 80 tahun, seperti dilaporkan oleh Variety.
Menurut pengacara keluarga Lucas, wanita yang pernah menikah dengan George Lucas ini meninggal pada hari Rabu di rumah liburannya di Rancho Mirage, California setelah berjuang melawan kanker. Dalam pernyataan resmi, keluarga memberikan penghormatan kepada Lucas sebagai pelopor bagi perempuan di dunia film, menyoroti perannya sebagai editor film yang memengaruhi banyak karya penting.
“Marcia akan dikenang sebagai seorang pencerita yang brilian, pelopor perempuan di film, ibu dan nenek yang penyayang, tuan rumah yang dermawan, serta teman yang setia. Humor dan cahaya yang ia bawa memeriahkan setiap ruangan yang ia masuki,” begitu bunyi pernyataan tersebut. “Pengaruhnya di dunia film tak terlupakan, tetapi bagi mereka yang mengenalnya, mereka akan selalu ingat bagaimana ia membuat hidup terasa lebih hidup, lebih indah, lebih menyenangkan, dan penuh cinta. Karyanya dikenal karena kecerdasan emosional, ritme, dan kemanusiaan—kemampuan langka untuk mencari kebenaran dari sebuah adegan dan membawakan hati, momentum, dan kejelasan ke layar.”
Marcia Lucas Memenangkan Oscar untuk Star Wars Tapi Pengaruhnya Jauh Lebih Besar
Marcia pertama kali bertemu George Lucas ketika mereka bekerja sebagai asisten untuk editor film Verna Fields. Mereka menikah pada tahun 1969 dan bercerai pada tahun 1983. Marcia bekerja sebagai asisten editor di film fitur pertama George, THX 1138, dan mendapatkan nominasi Oscar pertamanya untuk karyanya dalam mengedit film American Graffiti. Ia kemudian memenangkan Oscar untuk pengeditan film lewat Star Wars dan juga mengedit Return of the Jedi. Di luar karya-karyanya di Star Wars, Marcia juga mengedit tiga film terbaik Martin Scorsese di tahun 1970-an, yaitu Alice Doesn’t Live Here Anymore, Taxi Driver, dan New York, New York. Kredit film terakhirnya adalah No Easy Way yang dirilis pada tahun 1996.
Dalam hal Star Wars, karya Marcia memiliki pengaruh besar pada film tersebut. Dalam sebuah wawancara sebelumnya, George menjelaskan bahwa ia mengedit adegan Pertempuran Yavin, yang memerlukan waktu delapan minggu untuk diselesaikan karena kompleksitasnya. Dia juga mengingatkan bahwa jika penonton tidak bersorak saat Han Solo datang di detik terakhir untuk membantu Luke, film itu tidak akan berhasil. Dia memberi pengaruh lebih jauh dalam film, termasuk menyarankan George untuk membunuh Obi-Wan Kenobi dan berkontribusi pada momen-momen emosional penting dalam Return of the Jedi. Tanpa sentuhan tangan Marcia, inti emosional dari waralaba ini pastinya akan sangat berbeda.
Marcia meninggalkan dua putri, Amanda Lucas dan Amy Soper, serta cucu-cucunya, Felix Hallikainen, Aeliana Hallikainen, dan Knox Soper, serta keluarga yang dipilihnya, Sarah Dyer dan Jon Taylor. Pikiran dan doa kita menyertai keluarga dan teman-teman Marcia di masa sulit ini.



