Baru-baru ini, sebuah postingan di komunitas online jadi viral setelah para penggemar K-Pop, khususnya ARMY, berspekulasi tentang alasan di balik perintah BTS yang meminta penggemar untuk menaruh ponsel mereka selama konser. Hal ini membuat banyak netizen kecewa, dan reaksinya pun sangat beragam.
Sebuah screenshot yang beredar menunjukkan bahwa anggota BTS diminta untuk memberitahu penggemar agar tidak merekam konser. Ini menciptakan kesan bahwa mereka ingin penggemar menikmati pertunjukan tanpa terganggu oleh gadget. Namun, semakin banyak orang yang mulai menyadari bahwa hal ini mungkin bukan hanya tentang menikmati momen, tapi ada yang lebih dari itu.
“Selama tur BTS, mereka selalu meminta anggota tertentu untuk meminta penggemar menaruh ponsel di Korea dan AS. Saya pikir mereka hanya ingin kita menikmati pertunjukan. Namun, judul tur grup baru dari HYBE ini bikin saya berpikir ulang. Sungguh ironis! Seperti ada niat tersembunyi dari Big Hit dan HYBE untuk menggunakan nama BTS demi mempromosikan idola baru mereka tanpa sepengetahuan BTS!”
— OP
Dalam sebuah foto yang diambil di konser, terlihat naskah yang diberikan kepada anggota BTS, yang jelas menunjukkan instruksi untuk meminta penggemar menaruh ponsel mereka.
Jimin/V: “Kalian lihat ponsel di tangan saya? Tidak ada, kan? Ini akan sempurna jika kalian bisa menaruh ponsel kalian dengan aman!”
Tampaknya, beberapa anggota awalnya mengunggah foto-foto dari penggemar di Instagram mereka dan meminta penggemar mengambil foto yang bagus. Namun, memberi instruksi kepada penggemar untuk ‘menaruh ponsel mereka’ sepertinya adalah arahan dari agensi. Alasan di balik tindakan ini memang masih membingungkan, tetapi ada desas-desus bahwa mereka diminta untuk menyampaikannya di konser.
Belum lama ini, grup junior HYBE bernama CORTIS mengumumkan tur dengan tajuk Put Your Phone Down. Ini membuat banyak netizen semakin jengkel terhadap strategi promosi yang dianggap licik dari agensi tersebut.
Kekecewaan muncul di kalangan netizen dengan berbagai komentar mengkritik tindakan HYBE.
- “CORTIS tidak akan pernah bisa menjadi BTS.”
- “HYBE sungguh agensi yang keterlaluan!”
- “Sangat menjengkelkan melihat perusahaan ini menggunakan BTS untuk mempromosikan artis junior mereka.”
- “Apakah ini perintah dari perusahaan atau BTS yang melakukannya karena disuruh?”
Dengan semua pembicaraan ini, jelas sekali bahwa ARMY dan netizen lainnya sangat peduli dengan integritas grup kesayangan mereka. Mereka ingin melihat BTS tetap sebagai artis yang diberdayakan, bukan sekadar alat promosi untuk artis baru. Kekecewaan ini hanya menunjukkan betapa besar ekspektasi yang dibebankan kepada BTS dan bagaimana mereka selalu memprioritaskan penggemar, meskipun situasi memaksa mereka untuk bertindak berbeda.
Mari kita tunggu apakah HYBE akan memberikan penjelasan atau tindakan lebih lanjut mengenai situasi ini, sementara ARMY tetap bersuara di sosial media. Siapa yang tahu, mungkin ini akan jadi babak baru dalam perjalanan BTS dan hubungan mereka dengan fans!


