Toko serba ada di Jepang memang terkenal dengan lampu terang dan papan nama mencolok. Tapi di Dogo Onsen yang terletak di Matsuyama, Prefektur Ehime, suasana modern ini justru bisa terasa bertentangan dengan keindahan lanskap tradisionalnya. Dogo Onsen ini punya bangunan pemandian yang sudah bersejarah lebih dari seribu tahun.
Bangunan utama Dogo Onsen dibangun pada tahun 1894 dan menjadi salah satu ikon Jepang. Bahkan, bangunan ini jadi inspirasi untuk pemandian Aburaya yang bisa dilihat dalam film animasi terkenal Studio Ghibli, “Spirited Away.”
Area di sekitar pemandian umum ini mempertahankan nuansa Jepang klasik, dengan fitur-fitur indah yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru.
▼ Salah satu daya tariknya adalah kolam kaki gratis yang terletak tepat di depan stasiun.
▼ Kolam kaki ini buka dari jam 6 pagi hingga 11 malam.
Meski kolam kaki dan bangunan onsen punya jam buka tertentu, ada satu tempat yang tetap bisa diakses kapan saja, yaitu Lawson yang terletak di area tertutup tepat di samping Dogo Onsen.
Toko ini punya beberapa hal yang bikin beda dari Lawson lainnya di Jepang, dimulai dari penampilannya yang unik.
Di Lawson lain, papan nama umumnya bercahaya dengan warna biru dan putih yang khas, tapi di sini, kamu bakal lihat fasad bata yang eye-catching dan papan nama putih yang sederhana.
▼ Di atas pintu masuk ada sesuatu yang spesial – kata “ローソン” (“Lawson”) tertulis di papan hitam-putih.
Papan nama ini ditulis dalam huruf katakana, jadi tampak serasi dengan papan nama toko lain di area belanja ini, menambah kesan retro yang kental.
Di dalamnya, kamu akan menemukan tata letak Lawson yang lebih familiar, tapi tetap ada kejutan, karena ini adalah satu-satunya Lawson di Jepang yang punya mesin jus mikan!
▼ Papan nama yang mengiklankan jus mikan ini bertulis, “日本全国ローソンでココだけ” (“Dari semua Lawson di Jepang, hanya di sini”).
Ehime memang terkenal dengan mikan berkualitas tinggi, jadi menarik banget melihat Lawson ini mendukung pertanian lokal dengan cara yang bikin pengunjung dari luar provinsi tertarik. Selain jus mikan, ada juga Pon Juice, minuman segar berbahan dasar mikan yang diproduksi di Ehime, serta gummy Pon Juice, permen citrus, dan es krim rasa citrus.
Jangan lupa untuk membawa pulang handuk dari sumber terpercaya di Imabari (440 yen) dan garam mandi Dogo Onsen (132 yen per sachet) agar kamu bisa merasakan budaya mandi lokal di rumah.
Hal seru lainnya tentang Dogo Onsen adalah kamu bisa berjalan-jalan setelah menikmati mandi di pemandian bersejarah ini. Jika mampir ke Lawson ini, kamu bisa sekaligus mencicipi cita rasa daerah dan membawa pulang beberapa barang khas!
Convenience store kayak gini mengingatkan kita betapa pentingnya keberadaan mereka di komunitas lokal.


