Video game itu bukan sekadar hiburan, tapi juga sebuah karya seni yang seringkali terlupakan orang. Banyak gamer yang terpesona dengan grafis ciamik dan suara yang mendebarkan, terkesan sama kemampuan konsol atau PC mereka, tapi cuma sedikit yang beneran menghargai bahwa game itu adalah seni. Kita mau bahas lima judul game yang bener-bener pantas dihargai dari segi estetika. Desainer game seringkali menghabiskan banyak energi untuk membuat visual yang menawan, dan ada banyak pilihan yang bisa diambil. Tapi, jarang banget ada game yang nyentuh tingkat seni sejauh lima judul ini, yang kita susun tanpa urutan tertentu.
1) Journey
Journey adalah game petualangan yang dirilis pada tahun 2012 untuk PlayStation 3, dan ini beda dari yang lain di genre ini. Pemain mengendalikan sosok yang terbungkus jubah di tengah padang pasir. Mereka melakukan perjalanan menuju gunung dan berinteraksi dengan pemain lain yang juga melakukan perjalanan yang sama, saling membantu sepanjang jalan. Komunikasinya cuma lewat nada musik yang mengubah kain dari tampilannya yang kusam menjadi merah yang indah. Ini bikin pemain merasakan skala dan keajaiban yang luar biasa di tengah lanskap padang pasir yang memukau. Journey adalah karya seni sejati dari segi visual dan gameplay, bikin setiap gamer harus merasakannya sendiri.
2) Ori and the Will of the Wisps

Ori and the Will of the Wisps adalah game platformer yang dirilis pada tahun 2020 di berbagai sistem, dan sejak saat itu telah dirilis ulang di beberapa platform lainnya. Game ini adalah sekuel dari Ori and the Blind Forest yang dirilis pada tahun 2015, yang juga merupakan judul yang indah, tetapi sekuelnya ini jauh lebih hebat. Grafis 2D dari game pertama ditingkatkan dengan model 3D dan latar belakang bertingkat di Ori and the Will of the Wisps. Ini menggabungkan warna yang luar biasa, menciptakan dunia game yang sangat mendalam dan menakjubkan, bikin Ori and the Will of the Wisps tampil beda dari platformer biasa.
3) Gris

Jarang ada game seindah Gris, platformer yang dirilis pada tahun 2018 di berbagai sistem. Game ini dimulai dengan sang tokoh, Gris, yang terbangun di telapak tangan patung raksasa yang hancur, menjatuhkannya ke dunia tanpa warna di bawahnya. Semua tentang Gris adalah tontonan bagi mata dan telinga, grafis dan musiknya berpadu untuk menunjukkan dunia yang menjalin gambar 2D datar dengan grafis 3D dan palet cat air yang lembut dan sangat indah. Ini adalah jenis game yang bikin kamu duduk terpesona, kadang-kadang berhenti sejenak untuk menyerap suasana, sebab Gris adalah karya seni sejati.
4) Hellblade: Senua’s Sacrifice

Pada tahun 2017, Ninja Theory merilis Hellblade: Senua’s Sacrifice di PlayStation 4 dan PC, dengan rilis selanjutnya di sistem lainnya selama beberapa tahun berikutnya. Game ini berlangsung di dunia fantasi gelap yang terinspirasi kuat oleh budaya Celtic dan mitologi Norse, dan semua ini bersatu dalam salah satu karya seni yang paling luar biasa, yang kebetulan juga merupakan video game yang istimewa. Yang jadi sorotan dari Hellblade adalah ini adalah game independen dengan skala megah seperti AAA, dan para pengembang mencurahkan hati dan jiwa mereka ke dalamnya, memproduksi salah satu game yang paling immersive secara visual dan sensasional di abad ke-21.
5) Ōkami

Ōkami adalah game aksi petualangan yang dirilis pada tahun 2006 oleh Capcom, dan merupakan salah satu game paling impresif secara visual di PlayStation 2. Tampilan game ini terinspirasi oleh dongeng Jepang dan seni lukis dengan kuas, menggunakan grafis cel-shaded yang menghasilkan gaya animasi yang cerah dan unik. Walaupun Ōkami adalah judul yang luar biasa yang mendapatkan pujian universal dan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di PS2, ia juga dikenang karena arahan seni dan gayanya yang brilian. Game ini belum pernah melahirkan sekuel langsung, meski satu pernah diumumkan dan tampaknya tidak akan hadir dalam waktu dekat, yang sayang sekali, karena para gamer sudah menunggu selama puluhan tahun.


