[BANGKOK] Angkatan Laut Kerajaan Thailand punya rencana ambisius untuk meningkatkan kekuatan angkatan laut mereka dengan menambah jumlah frigat di armada. Saat ini, mereka memiliki empat frigat, dan targetnya adalah mencapai delapan frigat pada tahun 2037. Untuk mencapai tujuan ini, Thailand telah membuka sayap bagi enam perusahaan yang bersaing untuk kontrak senilai US$530 juta dalam pengadaan frigat berkemampuan tinggi.
Di antara nama besar yang bersaing, ada Hyundai Heavy Industries dari Korea Selatan dan ST Engineering dari Singapura. Menariknya, mereka bukan satu-satunya; Hanwha Ocean dari Korea Selatan, Navantia dari Spanyol, serta Asfat dan Tais Shipyards dari Turki juga ikut ambil bagian dalam perlombaan ini. Menurut juru bicara Paraj Ratanajaipan, beberapa perusahaan lain yang sebelumnya diundang oleh Thailand tidak mengajukan penawaran.
Pantauan terhadap bid yang masuk akan dilakukan oleh komite yang ditunjuk oleh angkatan laut dalam sebulan ke depan. Mereka akan memberikan perhatian khusus pada kualifikasi peserta, proposal teknis, serta tawaran ekonomi dan industri. Selain itu, harga juga menjadi faktor penting yang akan dievaluasi.
Dalam konteks yang lebih luas, Thailand berupaya memperkuat pertahanan maritim dengan memperbarui armada yang mulai menua dan merencanakan pemasanan kapal selam buatan Cina. Semua ini dilakukan di tengah lingkungan regional yang semakin kompetitif. Upaya ini juga sejalan dengan rencana modernisasi militer yang lebih besar, termasuk perolehan jet tempur Gripen dari Saab.
Angkatan laut Thailand menjelaskan bahwa peningkatan jumlah frigat sangat penting untuk membangun kapasitas angkatan laut negara, terutama untuk kemampuan perang anti-permukaan dan anti-kapal selam.
Thailand juga telah menetapkan syarat bagi para penawar kontrak frigat. Pemenang nantinya diwajibkan untuk membangun setidaknya 20 persen dari frigat tersebut di dalam negeri, yang bertujuan untuk mendorong industri lokal.
Dengan semua rencana ini, langkah Thailand menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat keamanan maritim di era yang penuh tantangan ini. Di tengah persaingan yang semakin ketat di Asia Tenggara, jelas bahwa Angkatan Laut Kerajaan Thailand ingin berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut mereka.


