Legenda layar Prancis, Isabelle Huppert, bakal mencatat debutnya di film Inggris lewat “Lineage,” film terbaru yang digarap oleh sutradara tersohor Yann Demange, yang dikenal lewat karya-karyanya seperti “Top Boy” dan “71.” Di film ini, Huppert akan beradu akting dengan Dali Benssalah, Adam Bessa, dan Raye, seorang artis rekaman global yang telah meraih banyak penghargaan. Ini adalah peran yang pastinya akan membuat namanya semakin bersinar di industri film.
Drama kejahatan yang cukup dinanti ini akan memulai penjualan internasional di Marché du Film, bagian dari Cannes Film Festival tahun ini. Para profesional berpengalaman akan memimpin pemasarannya, dengan CAA Media Finance mewakili hak distribusi di AS. Proses syuting dijadwalkan dimulai di London pada awal Agustus.
Menariknya, proyek ini juga mempertemukan kembali Huppert dan Bessa, yang sebelumnya berakting bersama dalam film “Parallel Tales,” karya Asghar Farhadi yang baru-baru ini tayang di Cannes.
Ditulis oleh Enda Walsh, penulis yang juga dikenal dari film “Hunger,” dan berdasarkan cerita karya Demange, “Lineage” telah dikembangkan oleh keduanya selama dua tahun terakhir. Berlatar di London yang multikultural, film ini menceritakan kisah Tariq, seorang pria yang berusaha membangun kembali hidupnya setelah keluar dari penjara sambil berjuang untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anaknya yang masih kecil, Amine. Ketika saudaranya memohon bantuan, Tariq kembali terjerat dalam dunia kriminal London dan menghadapi bahaya yang dibawa oleh ibu mereka yang merupakan bos kejahatan. Keterikatan kembali dengan keluarganya ini mengancam semua yang telah dibangunnya, memaksanya untuk menghadapi loyalitas keluarga dan warisan kekerasan yang telah membentuk hidupnya.
Demange, yang juga dikenal lewat “Top Boy” dan thriller “71” yang diakui secara kritis, menyebut “Lineage” sebagai sebuah kisah yang sangat pribadi. “Film ini adalah pulang ke rumah bagi saya dalam banyak hal,” ungkap Demange, menambahkan bahwa film ini akan menampilkan “karakter-karakter yang saya kenal dengan baik di pusat cerita, termasuk seorang matriark yang merupakan bos kejahatan yang tangguh.”
“Ini juga merupakan surat cinta saya untuk London tempat saya tumbuh dan cinta. Sangat penting bagi saya bahwa film ini tidak hanya menghormati genre kejahatan tetapi juga menyajikannya dengan cara yang segar dan menarik, sambil menjelajahi komplikasi keluarga dan kemungkinan untuk melampaui latar belakang seseorang,” lanjut sutradara yang sebelumnya meraih British Independent Film Award untuk sutradara terbaik lewat debutnya.
Thomas Benski, produser “Lineage” dan pendiri Wayward, Carrousel, serta Lumina, memberikan pujian kepada Demange sebagai “suara sinematik yang unik dan salah satu pembuat film paling khas dari generasinya, yang dengan mahir menggabungkan intensitas emosional, pengisahan visual yang dinamis, dan relevansi budaya.”
“‘Lineage’ adalah sinema yang berani, dikendalikan oleh pembuat film dengan ambisi artistik yang nyata dan daya tarik komersial global—persis jenis pengisahan yang ingin kami dukung dan hadirkan kepada penonton,” tambah Benski.
“Lineage” diproduksi oleh Thomas Benski dan Meredith Duff dari Wayward, Angus Lamont dari Crab Apple Films, Cécile Gaget dari Carrousel, Christophe Toulemonde dari Besides Productions, dan Pascal Caucheteux dari Why Not Productions. Tessa Ross dari House Productions, Richard Mansell dari Strange Charm, dan Eva Yates dari BBC Film juga berperan sebagai produser eksekutif. LPI, Lumina Studios, dan BBC Film berkolaborasi dalam pendanaan film ini.
Demange diwakili oleh CAA, Range Media Partners, serta Goodman Genow Schenkman Smelkinson & Christopher LLP; Huppert diwakili oleh Isabelle de la Patelliere (UBBB) dan Hilda Queally (CAA); Benssalah diwakili oleh Juanita Fellag Chebra di AS Talents, UTA & Strand Entertainment; Bessa diwakili oleh Grace Cavanagh-Butler di Sequel Management dan Florence Charmasson di Alternative Agency; RAYE diwakili oleh The Team dan Brillstein Entertainment Partners; dan Walsh diwakili oleh Curtis Brown Group.

