Beranda Tech Nvidia CEO Jensen Huang: ‘China Punya Kapasitas Komputasi Besar, Tapi Kami Ingin Amerika Menang!’
Tech

Nvidia CEO Jensen Huang: ‘China Punya Kapasitas Komputasi Besar, Tapi Kami Ingin Amerika Menang!’

Bagikan
Nvidia CEO Jensen Huang: 'China Punya Kapasitas Komputasi Besar, Tapi Kami Ingin Amerika Menang!'
Bagikan

CEO Nvidia, Jensen Huang, Mengingatkan Tentang Potensi Ancaman Kapasitas Komputasi Tiongkok

CEO Nvidia, Jensen Huang, baru saja memberikan peringatan menarik tentang potensi Tiongkok dalam memanfaatkan daya komputasi yang masif untuk melatih generasi berikutnya dari model AI. Dalam podcast Dwarkesh Patel, Huang menyatakan bahwa Tiongkok bisa segera mampu melatih model AI setara dengan Claude Mythos yang baru saja diumumkan oleh Anthropic. Ini bisa jadi ancaman serius untuk keamanan siber global.

Huang juga menyoroti bahwa Tiongkok memiliki kapasitas komputasi yang “enormous” yang saat ini sebenarnya belum dimanfaatkan. Meskipun begitu, ia yakin bahwa baik Nvidia maupun Amerika Serikat secara umum masih berada dalam posisi yang kuat.

Fana – Inline Article Ads

Chips dan Lebih Banyak Chips

Huang mengungkapkan, “Jumlah kapasitas dan jenis komputasi (Mythos) tersedia melimpah di Tiongkok, jadi kamu harus menyadari bahwa chip ada di Tiongkok.” Ia menambahkan bahwa Mythos dilatih dengan kapasitas yang cukup biasa. “Mereka (Tiongkok) punya pusat data yang bahkan tidak dipakai, sepenuhnya aktif. Kamu tahu, mereka punya kota hantu, dan juga pusat data hantu. Infrastruktur mereka terlalu banyak. Jika mereka mau, mereka bisa mengumpulkan lebih banyak chip… Kapasitas mereka dalam membangun chip adalah salah satu yang terbesar di dunia.”

Baca juga  Peringatan! Lebih dari Setengah Warga Amerika Terjerat Penipuan di 2025, dan Angkanya Diprediksi Akan Terus Melonjak!

Tiongkok sudah memproduksi banyak perangkat keras chip yang digunakan di seluruh dunia. Selain itu, negara ini juga memiliki banyak universitas terkemuka dan peneliti AI, yang menawarkan potensi besar untuk kolaborasi, bukan persaingan, kata Huang.

“Ini adalah bidang yang sangat kurang diperhatikan karena sikap kita saat ini yang memandang Tiongkok sebagai musuh,” ujarnya. “Sangat penting agar para peneliti AI kita dan mereka bisa saling berdialog.”

Arte7Travel – Inline Article Ads

“Menganggap mereka sebagai korban, menjadikan mereka musuh, kemungkinan bukanlah jawaban terbaik,” tambahnya. “Mereka adalah lawan.”

“Kami ingin Amerika Serikat menang. Tetapi saya rasa menjalin dialog dan hubungan penelitian adalah langkah yang paling aman.”

“Penting bagi kita untuk mencoba menyepakati apa yang tidak boleh digunakan untuk AI.”

Arte7Travel – Inline Article Ads

Mythos adalah bagian kunci dari Proyek Glasswing, sebuah inisiatif keamanan siber baru yang dipimpin oleh Anthropic bersama para pemimpin teknologi lainnya untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan dalam perangkat lunak kritis.

Proyek ini dengan cepat menarik perhatian luas, sementara OpenAI juga baru saja mengungkapkan GPT-5.4-Cyber, saingan Mythos yang dirancang khusus untuk profesional keamanan siber dalam mendeteksi serangan tingkat lanjut.

Baca juga  Prancis Siap Beralih ke Linux: Ambisi Membebaskan Diri dari Ketergantungan Teknologi AS
Arte7Travel – Inline Article Ads
Bagikan
Berita terkait
Peretasan Rusia Goyang Eropa: Cyber War Patriotik Mengguncang Dunia Kripto!
Tech

Peretasan Rusia Goyang Eropa: Cyber War Patriotik Mengguncang Dunia Kripto!

NoName057(16), kelompok hacker pro-Rusia yang dikenal dengan serangan DDoS terhadap organisasi Barat,...

Hacker Manfaatkan Stripe dan Google Tag Manager untuk Meluncurkan Kampanye Pencurian Kartu Kredit!
Tech

Hacker Manfaatkan Stripe dan Google Tag Manager untuk Meluncurkan Kampanye Pencurian Kartu Kredit!

Hacker Memanfaatkan API Stripe Melalui Google Tag Manager Baru-baru ini, dunia siber...

2,6 Juta Akun DentaQuest Terbongkar! ShinyHunters Klaim Mencuri 234GB Data Sensitif!
Tech

2,6 Juta Akun DentaQuest Terbongkar! ShinyHunters Klaim Mencuri 234GB Data Sensitif!

Data DentaQuest Bocor: 2,6 Juta Akun Terungkap! DentaQuest, salah satu penyedia manfaat...

Hype Piala Dunia 2026 Memunculkan Penipuan, Aplikasi Palsu, dan Ransomware yang Mengintai Penggemar dan Bisnis!
Tech

Hype Piala Dunia 2026 Memunculkan Penipuan, Aplikasi Palsu, dan Ransomware yang Mengintai Penggemar dan Bisnis!

Scam terkait FIFA World Cup 2026 lagi-lagi hadir! Menjelang turnamen akbar ini,...