Curated Spaces: Menyambut Era Baru dalam Destinasi Wisata di Eropa
Curated Spaces, platform pemesanan perjalanan pertama yang didukung oleh para pencinta gaya, kini meluaskan sayapnya ke Eropa. Dalam fase pertumbuhan yang baru ini, mereka bakal menawarkan daftar penginapan independen yang terkurasi di negara-negara seperti Prancis, Italia, Jerman, Portugal, dan Yunani. Mulai dari château yang penuh cerita, tempat persembunyian pesisir, hingga retreat romantis di pedesaan, semua pilihan ini dipilih dengan fokus pada jiwa, desain, dan komunitas.
Beberapa penginapan baru di Eropa Barat ini antara lain: di Prancis ada Château de Pomiro, sebuah château kecil yang tersembunyi di antara pohon-pohon berusia ratusan tahun dan kebun anggur di Gascony; Velvet House, koleksi rumah desain arsitek di luar Paris; dan Manor Repère Sauvage. Di Spanyol, ada Mas Sant Marc, sebuah rumah pertanian batu yang telah diubah. Sedangkan di Italia, ada Palazzo San Vito, sebuah palazzo Puglia dari abad ke-19 dan Felder Alpin, rumah pertanian dari abad ke-11 di South Tyrol. Tak ketinggalan, Villa Maroc di Maroko dan rumah pertanian Bavarian Ebenreider di bukit Allgäu, Jerman.
Ekspansi ini menjadi tonggak signifikan bagi Curated Spaces yang telah diluncurkan sejak Agustus 2025, dalam misi mereka untuk mendefinisikan ulang cara orang menemukan dan memesan perjalanan—beralih dari platform berbasis algoritma menuju pengalaman yang lebih manusiawi, terpercaya, dan bermakna saat menjelajahi dunia.
Dengan membawa model uniknya ke kawasan baru, Curated Spaces menghubungkan para pelancong yang frustrasi dengan model pemesanan yang kuno dengan koleksi properti independen yang terpilih, semua dari rekomendasi para pencinta gaya yang perspektif dan gaya mereka sudah dipercaya. Dari masserias yang dipenuhi sinar matahari di Italia hingga château Prancis yang kaya sejarah dan tempat persembunyian pinggir pantai di Yunani, setiap ruang mencerminkan karakter dan pengalaman yang nyata.
Co-Founder Molly Cooper memberikan komentar tentang ekspansi ini: “Visi kami selalu untuk membuat penemuan perjalanan terasa lebih manusiawi, lebih penuh jiwa, dan lebih personal—di mana pun Anda berada. Ekspansi ke Eropa adalah langkah alami, memungkinkan kami untuk menyoroti beberapa ruang terindah dan penuh karakter di Prancis, Italia, dan Yunani, sambil terus mendukung perhotelan independen dan rekomendasi yang terpercaya.”
Cooper melanjutkan, “Ini bukan hanya tempat untuk menginap, melainkan ruang dengan cerita, jiwa, dan identitas. Dengan semakin banyaknya orang mencari perjalanan yang lebih bermakna, baik itu liburan bersama teman, perayaan pernikahan, hingga bulan madu, kami hadir untuk membuat momen-momen itu tak terlupakan—menemukan permata tersembunyi, membagikan pengetahuan insider, dan mendukung penginapan yang memiliki jiwa dan rasa tempat yang kuat.”
Ekspansi ini juga membuka peluang baru bagi para kreator di seluruh Eropa, memungkinkan para pencinta gaya yang berada di Inggris dan luar negeri untuk mengkurasi dan memonetisasi rekomendasi perjalanan mereka secara global. Dengan mengubah inspirasi menjadi pengalaman yang bisa dipesan secara mulus, Curated Spaces terus menjembatani kesenjangan antara konten, perdagangan, dan penemuan—mendukung baik pencipta maupun tuan rumah independen dengan cara yang lebih berkelanjutan.
Co-Founder, Alex Oldfield menambahkan, “Kami membangun lebih dari sekadar platform pemesanan—kami menciptakan komunitas global yang dibentuk oleh selera, kepercayaan, dan nilai-nilai bersama. Ketika kami tumbuh ke Eropa dan lebih banyak wilayah, menjaga rasa kedekatan dan kurasi adalah kunci. Setiap ruang, setiap rekomendasi, dan setiap kemitraan akan terus bersifat intentional.”
Curated Spaces saat ini menampilkan lebih dari 200 pilihan penginapan yang terpilih, termasuk Beaverbrook, Cottage Orne, Thyme, Restaries, Rest + Wild, dan Broadwick Soho, serta jaringan pencinta gaya terkemuka seperti Laura Jackson, Estee Lalonde, dan The Hungry Hobbit. Dengan ekspansi ke Eropa, platform ini menguatkan posisinya di persimpangan industri perjalanan global dan ekonomi kreator, sekaligus mendefinisikan kategori baru penemuan perjalanan yang berlandaskan keaslian.




