Film perang baru dengan jajaran pemeran bintang akan hadir di bioskop hanya dalam tiga minggu lagi. Karya ini mengisahkan tentang Perang Dunia II, yang tercatat menjadi salah satu tema paling mendalam dalam dunia sinema, membantu penonton memahami sejarah yang sebenarnya. Tak bisa dipisahkan dari film-film legendaris seperti Saving Private Ryan dan Schindler’s List karya Steven Spielberg, Dunkirk garapan Christopher Nolan, serta The Bridge on the River Kwai arahan David Lean. Keempat film ini berhasil mencetak total 22 penghargaan Academy Awards, termasuk Film Terbaik untuk The Bridge on the River Kwai dan Schindler’s List.
Pada tanggal 29 Mei, film tentang Perang Dunia II berjudul Pressure akan dirilis di bioskop AS. Film ini menampilkan Brendan Fraser sebagai Jenderal Dwight D. Eisenhower dan Andrew Scott sebagai meteorolog Kapten James Stagg, dalam 72 jam menjelang D-Day. Cerita berfokus pada usaha Stagg untuk meyakinkan Eisenhower agar menunda invasi laut yang akan menjadi yang terbesar dan paling berbahaya dalam sejarah, disebabkan oleh kondisi cuaca yang krusial selama perang berlangsung.
Jajaran pemeran berbakat Pressure juga mencakup Kerry Condon, Chris Messina, Damian Lewis, Henry Ashton, Con O’Neill, Daniel Quinn-Toye, Toby Williams, dan Max Croes. Film ini disutradarai oleh Anthony Maras, yang juga menulis naskah bersama David Haig. Cerita awalnya diciptakan Haig sebagai drama panggung yang pertama kali dipentaskan pada tahun 2014.
Sementara sudah banyak film yang membahas D-Day, termasuk Saving Private Ryan dengan adegan pembuka yang ikonis, Pressure menawarkan perspektif yang berbeda dengan menyajikan kisah 72 jam sebelum peristiwa invasi itu terjadi. Ini juga mengangkat sosok pahlawan yang kurang dikenal, di mana Stagg bukanlah nama besar dalam sejarah Perang Dunia II, padahal ia punya peran penting dalam memastikan keberhasilan D-Day dengan keahliannya.
Melihat materi cerita dan sejarah film-film Perang Dunia II yang mendapatkan perhatian di Academy Awards, Pressure memiliki potensi besar di musim penghargaan mendatang. Tahun ini, Fraser baru saja meraih Oscar untuk Penampilan Terbaik oleh Aktor Utama, dan ini bisa jadi kemenangan keduanya. Scott juga pernah dinominasikan untuk Primetime Emmy Award lewat film Black Mirror dan Ripley, dan meskipun belum pernah mendapat nominasi Oscar sebelumnya, penampilannya sebagai Stagg mungkin bisa mengubah itu.
Pemeran utama lainnya, Condon, juga mendapatkan nominasi Oscar untuk Penampilan Terbaik oleh Aktris Pendukung melalui The Banshees of Inisherin pada tahun yang sama dengan Fraser. Sejak saat itu, namanya semakin bersinar dengan peran-peran besar dalam Star Wars: Skeleton Crew, Train Dreams, dan F1. Penampilannya sebagai Kay Summersby bisa jadi jalan untuk mendapatkan nominasi kedua dan kemenangan pertamanya.
Selain potensi penghargaan, Pressure memberi kesempatan baru bagi penonton untuk melihat Fraser di layar lebar sebelum ia kembali beraksi dalam The Mummy 4, di mana ia akan mengulangi perannya sebagai Rick O’Connell. Sekuel yang sudah lama ditunggu ini juga akan menampilkan Rachel Weisz dan dijadwalkan rilis pada 15 Oktober 2027.


