Interior yacht layar ini nggak kalah mengesankan. Dengan desain sosial yang mewah dan terbuka, lengkap dengan bar, piano, dan area santai, tempat ini mengarah ke ruang makan yang terinspirasi Asia—didominasi oleh sentuhan elegan seperti penyimpanan anggur tersembunyi. Tangga spiral yang menawan membawamu ke suite utama, suite VIP dengan teras pribadi, serta empat kabin ganda yang nyaman.
Yacht ini juga dilengkapi dengan studio kebugaran dan ruang wellness yang memungkinkan tamu memesan berbagai perawatan spa khas Jumeirah. Mulai dari pijat wajah revitalisasi, refleksologi, hingga bodywork yang terinspirasi teknik Jepang. Selain itu, ada berbagai mainan olahraga air seperti kayak, e-foil, Seabob, dan wakeboard yang bikin seru sesi bermain di teluk berwarna turquoise.
Para koki di atas kapal ini dilatih langsung oleh Jumeirah. Jika mau, mereka bisa menghadirkan koki dari salah satu hotel dalam grupnya, seperti Jumeirah Mallorca atau Jumeirah Capri Palace, untuk menggarap dapur. Saat berlayar, makan siang yang disajikan adalah pesta kuliner Italia—salad laut, paccheri pasta dengan saus tomat, dan cokelat lingot. Semua disajikan di luar dengan meja panjang yang dihias ubin lukis bergaya Mediterania, pelari macrame, serta gelas berwarna-warni. Sayangnya, rencana nonton film di luar harus batal karena angin yang terlalu kencang (film ditayangkan di layar bawah). Tapi, sambil menikmati raspberry sour dan melihat matahari terbenam di atas tebing curam Taman Nasional Sa Dragonera, rasanya sulit untuk mengeluh.
Pastinya banyak tamu yang ingin mengisi waktu sebelum dan sesudah berlayar dengan menginap di hotel dan mencoba berbagai pengalaman lain yang ditawarkan. Di Jumeirah Mallorca, ada berbagai kegiatan menarik, termasuk kelas ilmu astronomi unik yang dipandu direktur Institut Astronomi di pulau ini bertepatan dengan gerhana matahari bulan Agustus. Juga ada sesi mencicipi anggur di Finca Macià Batle, tur helikopter, dan—ini favoritku—kunjungan ke Son Moragues di Pegunungan Tramuntana. Tempat ini adalah lahan pertanian yang telah diperbaharui dan berusia 500 tahun, terdiri dari empat pertanian yang menghasilkan minyak zaitun organik dari kebun kuno dengan praktik manajemen lahan tradisional. Dalam perjalanan dengan Land Rover tua, kita melewati pepohonan berusia 1.000 tahun, kebun sayur dengan tomat warisan, dan sebuah workshop dengan alat tenun yang kini digunakan untuk membuat selimut wol paling lembut yang pernah aku rasakan—beberapa di antaranya digunakan di film The Maltese Falcon. Estate ini juga memproduksi selai dan gin botani. Di darat maupun di laut, pengalaman yang ditawarkan memberikan perspektif baru tentang kehidupan di Mediterania.
Untuk sewa yacht selama seminggu di Maltese Falcon dimulai dari $7,000 untuk tujuh hari; kamar deluxe dengan pemandangan pegunungan di Jumeirah Mallorca mulai dari $705. Untuk booking, kunjungi jumeirah.com.


